Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan muncul sepeda motor RX King yang dikemudikan oleh RH (48), warga Ciranjang.
Sepeda motor RH melaju dengan kecepatan tinggi.
Hasil olah TKP dan keterangan saksi menguatkan dugaan bahwa pengendara Yamaha Mio berusaha mendahului.
Namun, manuver tersebut mengambil jalur yang salah.
Akibatnya, kedua pengendara yang sama-sama melaju dalam kecepatan tinggi tidak dapat menghindar.
Tabrakan keras pun tak terhindarkan, mengakibatkan kedua kendaraan beradu banteng.
AA dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Sementara itu, pengendara sepeda motor RX King, RH, mengalami luka ringan.
Kedua korban sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur.
Sayangnya, tim medis menyatakan bahwa nyawa AA tidak dapat diselamatkan lagi.
Angka kecelakaan di jalur mudik Cianjur ini menjadi pengingat serius.
Keselamatan dalam perjalanan harus menjadi prioritas utama.
Mengendarai dalam kondisi mengantuk atau melakukan manuver berbahaya adalah resep bencana.
Pesan dari Satlantas Polres Cianjur sangat jelas: istirahat adalah kunci.
Jangan memaksakan diri saat lelah.