Ringkasan :
- PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan peningkatan tajam volume kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci.
- Lonjakan ini terdeteksi di Gerbang Tol Ciperna Barat dan Ciperna Timur, menunjukkan aktivitas lalu lintas yang jauh di atas normal.
- JTT mengantisipasi lonjakan ini sebagai tanda awal persiapan mudik libur Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
fin.co.id - Situasi lalu lintas di Jalan Tol Palimanan–Kanci kini semakin ramai, menandakan dimulainya peningkatan mobilitas masyarakat jelang libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah atau yang jatuh pada tahun 2026 mendatang. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) secara proaktif terus memantau pergerakan kendaraan, terutama di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Ciperna Barat dan Ciperna Timur. Data yang berhasil dikumpulkan menunjukkan adanya lonjakan volume kendaraan yang patut diperhitungkan.
Peningkatan ini bukan sekadar isapan jempol belaka. Senior Manager Representative Office 2 Ruas Jalan Tol PT Jasamarga Transjawa Tol, M. Faried Sulistamtama, membeberkan angka konkret yang menunjukkan geliat aktivitas di gerbang-gerbang tol tersebut. "Kami mencatat adanya peningkatan mobilitas kendaraan yang signifikan pada akses keluar melalui Gerbang Tol Ciperna Barat dan Gerbang Tol Ciperna Timur," ungkapnya dengan nada serius.
Lonjakan Volume Kendaraan di Gerbang Tol Ciperna
Faried merinci data yang diperoleh selama periode Kamis, 19 Maret 2026 hingga Jumat, 20 Maret 2026. Di Gerbang Tol Ciperna Barat, tercatat sebanyak 11.189 kendaraan yang melakukan transaksi keluar. Angka ini merupakan kenaikan sebesar 13,44% jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 9.863 kendaraan. Bayangkan, puluhan ribu kendaraan mulai bergerak, menyalip angka normal dengan cukup telak!
Tidak hanya di Ciperna Barat, peningkatan juga terasa kental di Gerbang Tol Ciperna Timur. Di sini, tercatat 4.513 kendaraan yang keluar. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 12,43% dari kondisi normal yang berkisar pada 4.014 kendaraan. Kenaikan ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa arus kendaraan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur perlahan tapi pasti mulai bergerak.
Lonjakan ini menjadi indikator awal kesiapan JTT dalam menghadapi puncak arus mudik. Peningkatan mobilitas kendaraan ini sejalan dengan mulai dimanfaatkannya fasilitas pendukung yang disediakan. JTT secara sigap menyediakan alternatif tempat istirahat bagi para pelintas.
Rest Area Fungsional Berikan Solusi Bagi Pengguna Jalan
Menariknya, peningkatan volume kendaraan ini juga beriringan dengan mulai difungsikannya area istirahat (rest area) yang bersifat fungsional di sepanjang Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci. Lokasi rest area fungsional ini berada strategis di sekitar Kantor Representative Office 2 PT JTT, dekat dengan akses Gerbang Tol Ciperna Barat dan Ciperna Timur.
Kehadiran rest area fungsional ini bukan tanpa alasan. Faried menjelaskan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat memberikan alternatif tempat beristirahat yang nyaman bagi para pengguna jalan yang melintasi wilayah Cirebon dan area sekitarnya. Dengan semakin banyaknya kendaraan yang melintas, ketersediaan tempat istirahat yang memadai menjadi krusial untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan.
Ini menjadi kabar baik bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan jauh. Fasilitas ini hadir untuk memudahkan perjalanan Anda, mengurangi potensi kelelahan, dan memberikan jeda yang diperlukan sebelum melanjutkan perjalanan.
JTT Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Menjelang Libur Panjang
Menghadapi periode libur panjang yang diprediksi akan semakin sibuk, PT Jasamarga Transjawa Tol memastikan kesiapan operasional di seluruh ruas tol yang mereka kelola. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menekankan pentingnya kesiapan ini.