Nasional . 21/03/2026, 10:20 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Doa ini menjadi sangat relevan karena sebelum hari raya, umat Islam telah menjalani berbagai ibadah, mulai dari puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga menunaikan zakat fitrah. Pada pagi 1 Syawal, umat Islam juga melaksanakan shalat Idul Fitri.
Melalui ucapan tersebut, sesama muslim saling mendoakan agar seluruh amal ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mulai dari puasa, shalat wajib, shalat tarawih, tilawah Al-Qur’an, hingga zakat dan sedekah.
Lantas, bagaimana dengan ucapan Minal Aidin Wal Faizin yang sangat populer di Indonesia?
Minal Aidin Wal Faizin sebenarnya merupakan kependekan dari Ja'alanallahu Minal Aidin Wal Faizin. Artinya: "Semoga Allah SWT menjadikan kita orang-orang yang kembali (fitrah) dan orang-orang yang mendapatkan kemenangan".
Ucapan ini ditujukan kepada umat muslim yang telah berhasil menunaikan ibadah puasa Ramadhan dengan baik selama satu bulan penuh.
Dalam praktiknya, kalimat Minal Aidin Wal Faizin sering diucapkan saat bersilaturahmi dengan keluarga, saudara, maupun teman, khususnya dalam suasana saling memaafkan di hari raya.
Secara historis, ucapan ini dipopulerkan oleh Shafiyuddin al-Huli pada masa Andalusia. Kalimat tersebut berasal dari sebuah syair yang menggambarkan nyanyian kaum perempuan saat hari raya.
Hal ini tercatat dalam kitab Dawawin Asy-Syi’ri al-Arabi ala Marri Al-Ushur jilid ke-19.
Meski begitu, istilah Minal Aidin Wal Faizin tidak digunakan secara luas oleh seluruh umat Islam di dunia. Di Arab Saudi, misalnya, masyarakatnya tidak familiar dengan ungkapan ini, kecuali memahami arti per kata saja.
Ucapan tersebut justru lebih dikenal di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.
Walaupun sering disalahartikan sebagai “mohon maaf lahir dan batin”, sejatinya Minal Aidin Wal Faizin tetap memiliki makna yang baik karena berupa doa.
Karena merupakan doa, ucapan ini bisa dijawab dengan “Aamiin ya Rabbal 'aalamiin”.
Dengan demikian, tidak ada yang salah dalam mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin saat Idul Fitri, selama dipahami maknanya. Namun, jika ingin mengikuti sunnah yang dicontohkan para sahabat, maka ucapan taqabbalallahu minna wa minkum menjadi pilihan yang lebih utama. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media