Dampak Perang Iran vs AS-Israel Makin Nyata, Rupiah Terancam Tembus Rp20.000 per Dolar AS!

news.fin.co.id - 24/03/2026, 08:07 WIB

Dampak Perang Iran vs AS-Israel Makin Nyata, Rupiah Terancam Tembus Rp20.000 per Dolar AS!

Uang pecahan dolar AS dan rupiah. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

fin.co.id - Ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel diprediksi membawa dampak besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Salah satu dampak yang paling disorot adalah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, memperkirakan rupiah berpotensi mengalami pelemahan signifikan hingga menembus Rp20.000 per dolar AS.

Menurutnya, skenario ini bukan sesuatu yang ekstrem jika melihat data historis. Dengan posisi rupiah yang saat ini berada di kisaran Rp17.000 per dolar AS, depresiasi sebesar 20% bisa membawa nilai tukar ke sekitar Rp20.400 per dolar AS.

Advertisement

“Depresiasi 15–20% bukan hal baru. Itu sudah terjadi berulang kali dalam sejarah ekonomi Indonesia,” ujar Anthony.

Meski Indonesia memiliki cadangan devisa lebih dari US$150 miliar, Anthony menilai hal tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan ekonomi nasional.

Pasalnya, sebagian cadangan devisa tersebut berasal dari utang luar negeri pemerintah dan otoritas moneter seperti Bank Indonesia.

Selama ini, utang luar negeri kerap digunakan untuk:

  • Menambah cadangan devisa

  • Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah

  • Melakukan intervensi di pasar valuta asing

Namun, strategi ini membuat stabilitas rupiah sangat bergantung pada aliran dana eksternal.

Anthony memaparkan bahwa sejak 2014, rupiah telah beberapa kali mengalami tekanan besar.

1. Periode 2014–2015

Advertisement

Pada September 2014 hingga September 2015:

  • Cadangan devisa turun US$9,44 miliar

  • Rupiah melemah sekitar 20% dari Rp12.185 menjadi Rp14.650 per dolar AS

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID