fin.co.id - Jagat media sosial China tengah heboh dengan aksi heroik tujuh ekor anjing yang terekam kamera sedang melakukan perjalanan panjang di sepanjang jalan raya Changchun, Provinsi Jilin. Ketujuh anjing ini menunjukkan solidaritas luar biasa setelah berhasil meloloskan diri dari cengkeraman pencuri yang bekerja untuk sebuah toko daging anjing.
Melansir laporan South China Morning Post, Senin 16 Maret 2026, rekaman video amatir memperlihatkan bagaimana kawanan ini bergerak layaknya satu kesatuan militer yang terorganisir. Mereka tidak sekadar berlari menyelamatkan diri, melainkan tampak sedang mencari jalan pulang ke desa asal mereka yang berjarak belasan kilometer.
Warganet bernama Lu, yang pertama kali mengabadikan momen tersebut, mengaku takjub melihat interaksi antarhewan tersebut. Dalam videonya, terlihat seekor anjing gembala Jerman yang mengalami luka-luka berjalan di tengah kepungan rekan-rekannya. Anjing-anjing lain tampak membentuk barisan pelindung di sekelilingnya agar tidak ada ancaman yang mendekati rekan mereka yang lemah.
Tak kalah menarik, seekor anjing ras Corgi mengambil peran sebagai pemimpin di barisan depan. Si mungil ini terus menoleh ke belakang untuk memastikan tidak ada satu pun anggota rombongan yang tertinggal atau kelelahan. Lu menceritakan bahwa ia sempat mencoba membujuk kawanan tersebut ke tempat aman, namun anjing-anjing itu mengabaikan panggilannya seolah memiliki tujuan yang sangat jelas.
"Mereka sama sekali tidak terlihat seperti anjing liar. Mereka bertingkah seperti saudara sekandung yang sedang berjuang melewati kesulitan bersama," ujar Lu kepada media lokal Tiongkok.
Operasi Penyelamatan Menggunakan Drone
Merespons video viral tersebut, organisasi penyelamat hewan setempat, Bitter Coffee, segera turun tangan. Mereka menduga kuat bahwa kawanan ini berasal dari satu lingkungan yang sama di sebuah pedesaan. Para relawan kemudian mengerahkan teknologi drone untuk melacak posisi terakhir anjing-anjing tersebut tanpa menakut-nakuti mereka.
Setelah pencarian intensif selama beberapa hari, tim penyelamat berhasil menemukan seluruh anggota kelompok tersebut dalam kondisi selamat. Petugas kemudian mengembalikan mereka kepada pemilik aslinya yang ternyata berasal dari tiga rumah tangga berbeda di sebuah desa yang sama.
Titik awal Lu melihat mereka di jalan raya ternyata berjarak sekitar 17 km dari rumah mereka. Artinya, anjing-anjing ini telah menempuh perjalanan sangat jauh dengan navigasi alami demi kembali ke pelukan pemiliknya.
Kisah ini menuai simpati luas dari ratusan juta warganet di seluruh dunia. Selain memuji kesetiaan hewan-hewan tersebut, banyak pihak kini mendesak pemerintah China untuk segera memperketat hukum perlindungan hewan guna mencegah praktik pencurian hewan peliharaan oleh sindikat perdagangan daging anjing.(*).