IMF Bocorkan Calon 'Pasien Baru' Imbas Perang Iran vs AS-Israel: Negara Kepulauan Berisiko Tinggi!

news.fin.co.id - 26/03/2026, 17:03 WIB

IMF Bocorkan Calon 'Pasien Baru' Imbas Perang Iran vs AS-Israel: Negara Kepulauan Berisiko Tinggi!

Sekjen PBB Antonio Guterres (kiri) berbincang dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva (kanan) sebelum Working Session 3 Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (16/11/2022). Media Center G20 Indonesia/Fikri

Argentina Jadi Debitur Terbesar

Dari seluruh negara debitur, Argentina menjadi negara dengan utang terbesar ke IMF, yakni mencapai US$41,78 miliar.

Sementara itu, Kepulauan Solomon menjadi negara dengan utang terkecil, sekitar US$6,22 juta.

Perbedaan ini menunjukkan variasi tingkat ketergantungan negara terhadap bantuan IMF.

Advertisement

IMF memiliki kapasitas pendanaan yang sangat besar, yakni hingga US$1 triliun. Sejak berdiri, lembaga ini telah menyalurkan sekitar US$166 miliar untuk membantu berbagai negara menghadapi krisis ekonomi.

Dana ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi global.

Sebelum konflik di Asia Barat memanas, IMF sempat memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global meningkat dari 3,1% (Oktober 2025) menjadi 3,3% pada Februari 2026.

Namun, menurut Georgieva, eskalasi konflik berpotensi menggagalkan prediksi tersebut.

IMF dijadwalkan akan merilis pembaruan proyeksi ekonomi global pada 13 April 2026, yang diperkirakan akan mencerminkan dampak terbaru dari ketegangan geopolitik.

Negara Kepulauan Jadi Sorotan

IMF mengidentifikasi bahwa negara-negara kepulauan di Samudera Pasifik menjadi kelompok paling rentan.

Alasannya:

  • Pendapatan relatif rendah

  • Tingkat utang tinggi

  • Bergantung pada impor energi

  • Berada di ujung rantai pasok global

Kondisi ini membuat mereka sangat sensitif terhadap lonjakan harga energi akibat konflik.

Indonesia Sudah Lolos dari Jerat IMF

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID