Bahlil Lahadalia Perketat Produksi, Pastikan Harga Nikel Tak Lagi Dijual Murah

news.fin.co.id - 29/03/2026, 07:09 WIB

Bahlil Lahadalia Perketat Produksi, Pastikan Harga Nikel Tak Lagi Dijual Murah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia perketat produksi mineral sesuai arahan Presiden Prabowo.Foto:IG

fin.co.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bergerak cepat menjalankan instruksi khusus Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan pendapatan negara dari sektor mineral.

Langkah strategis ini mencakup pengawasan ketat terhadap volume produksi guna memastikan kekayaan alam Indonesia tidak lagi dijual murah di pasar internasional.

Dalam pertemuan di Hambalang pada Rabu 25 Maret 2026, Presiden menekankan bahwa sumber daya alam adalah aset negara yang harus dijaga demi kepentingan nasional di atas segalanya.

Merespons arahan tersebut, Bahlil menegaskan kesiapan pemerintah untuk merombak struktur pendapatan di sektor mineral strategis guna memberikan nilai tambah yang lebih adil bagi keuangan negara.

Advertisement

Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah penyesuaian Harga Patokan Mineral (HPM) untuk komoditas nikel. Bahlil memberikan sinyal kuat akan menaikkan harga patokan tersebut agar Indonesia memperoleh nilai ekonomi yang lebih layak.

Pemerintah berkomitmen menjaga agar mineral strategis ini tidak hanya mengejar volume produksi semata, melainkan kualitas harga yang menguntungkan bangsa.

Terkait komoditas nikel dan batu bara, pemerintah tetap membuka ruang untuk relaksasi produksi, namun dilakukan dengan pendekatan yang sangat terukur. Bahlil mengingatkan bahwa kebijakan produksi harus dijalankan secara hati-hati agar tidak memicu kelebihan pasokan di pasar global.

Jika terjadi oversupply, harga komoditas nasional dikhawatirkan akan tertekan dan merugikan posisi Indonesia secara ekonomi.

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi periode krusial bagi pembuktian kedaulatan mineral Indonesia. Melalui pemantauan dinamika pasar global yang ketat, Kementerian ESDM berkomitmen menjalankan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara volume produksi dan stabilitas harga yang berkelanjutan.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID