Teheran Gelap Gulita! Serangan AS dan Israel Lumpuhkan Listrik Iran

news.fin.co.id - 30/03/2026, 13:10 WIB

Teheran Gelap Gulita! Serangan AS dan Israel Lumpuhkan Listrik Iran

fin.co.id - Situasi konflik di Timur Tengah semakin memanas setelah ibu kota Iran, Teheran, mengalami pemadaman listrik besar-besaran akibat serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Kementerian Energi Iran mengonfirmasi bahwa sejumlah pembangkit listrik di Provinsi Teheran dan wilayah sekitarnya menjadi target serangan. Akibatnya, aliran listrik di berbagai distrik di Teheran dan provinsi tetangga terputus.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan koalisi militer AS–Israel yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Advertisement

Menurut pernyataan resmi pemerintah Iran yang dikutip oleh Nour News, serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah infrastruktur energi vital.

“Beberapa menit lalu, akibat serangan AS dan Israel terhadap pembangkit listrik di Provinsi Teheran serta sejumlah distrik di Teheran dan Provinsi Alborz, listrik terputus.

Tim teknis Kementerian Energi sedang berupaya mengatasi masalah ini,” demikian pernyataan Kementerian Energi Iran.

Pemadaman listrik tersebut tidak hanya terjadi di ibu kota, tetapi juga meluas hingga wilayah sekitar seperti Provinsi Alborz.

Laporan awal menyebutkan bahwa pecahan proyektil menghantam menara listrik tegangan tinggi yang menjadi bagian penting dari jaringan distribusi listrik regional.

Menara Listrik di Karaj Rusak Parah

Wakil Menteri Energi Iran, Mostafa Mashhadi, menjelaskan bahwa pecahan peluru menghantam salah satu tiang listrik utama di pintu masuk kota Karaj.

Serangan tersebut menyebabkan gangguan besar pada jaringan listrik yang menyuplai energi ke berbagai kawasan di sekitar Teheran.

Selain itu, sebuah gardu induk di wilayah Dowshan Tappeh juga dilaporkan rusak akibat serangan udara. Kerusakan ini memperparah pemadaman listrik di sejumlah distrik di Teheran dan Karaj.

Advertisement

Tim teknis dari Kementerian Energi Iran kini dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan jaringan listrik secepat mungkin, meskipun kondisi keamanan di lapangan masih belum stabil.

Sementara itu, militer Israel melaporkan bahwa mereka telah melancarkan lebih dari 140 serangan udara dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID