Eropa Makin Menjauh! Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Operasi Militer ke Iran

news.fin.co.id - 03/04/2026, 14:14 WIB

Eropa Makin Menjauh! Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Operasi Militer ke Iran

“Perang ini merusak kepentingan ekonomi Austria, Eropa secara keseluruhan, dan perdamaian dunia,” ujarnya.

Hergovich bahkan menyarankan agar Austria mengikuti langkah sejumlah negara Eropa lain yang juga membatasi akses militer terkait konflik tersebut.

Beberapa negara Eropa sebelumnya juga dilaporkan mengambil langkah serupa terkait meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Spanyol misalnya, dilaporkan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan militer yang berkaitan dengan konflik tersebut.

Advertisement

Sementara itu, Italia disebut menolak permintaan pesawat militer AS untuk mendarat di pangkalan militer yang berada di wilayah Sisilia.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara Eropa berusaha menghindari keterlibatan langsung dalam konflik yang semakin memanas.

Situasi geopolitik dunia semakin tegang setelah serangkaian serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran sejak 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan lebih dari 1.340 korban jiwa.

Di antara korban yang tewas disebut termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Peristiwa ini semakin memperkeruh hubungan antara Iran dan sejumlah negara Barat.

Setelah serangan tersebut, pemerintah Iran merespons dengan meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal.

Serangan tersebut menargetkan beberapa negara yang dianggap menampung aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Beberapa wilayah yang disebut menjadi sasaran antara lain:

  • Israel

  • Yordania

  • Irak

  • negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS

Serangan balasan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa di sejumlah wilayah.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID