Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Dievakuasi Meninggal Dunia, Jenazah Tiba di Pontianak

news.fin.co.id - 17/04/2026, 13:19 WIB

Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Dievakuasi Meninggal Dunia, Jenazah Tiba di Pontianak

Jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX diturunkan dari pesawat ke Pontianak.Foto:ANT

fin.co.id – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX resmi berakhir dengan kabar duka. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak yang berjumlah delapan orang telah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dari kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin, memastikan bahwa tim SAR gabungan telah menyelesaikan proses pengangkatan jenazah dari titik jatuh pesawat. Seluruh korban kini telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk menjalani prosedur identifikasi medis.

"Semua korban meninggal dunia. Total person on board sebanyak 8 orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang. Siang ini jenazah sudah tiba di RS Bhayangkara," jelas Noer Isrodin dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Perjuangan Evakuasi di Medan Berat

Proses evakuasi para korban bukanlah perkara mudah. Tim SAR gabungan harus berhadapan dengan medan hutan lebat dan perbukitan terjal di wilayah perbatasan Sekadau dan Sanggau. Petugas memulai pengangkatan korban dari puing-puing helikopter sejak Kamis (16/4) malam dan baru berhasil menuntaskannya pada pukul 22.00 WIB.

Tantangan berikutnya adalah menurunkan jenazah dari puncak bukit menuju Posko Lapangan. Perjalanan manual di tengah kegelapan hutan tersebut memakan waktu berjam-jam hingga akhirnya tim tiba di posko pada Jumat dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

"Setelah mencapai posko, delapan unit ambulans yang telah bersiaga segera membawa korban menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau. Dari sana, jenazah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Pontianak guna mempercepat proses penanganan," lapor Kantor SAR Pontianak.

Kronologi Singkat Musibah

Advertisement

Helikopter milik PT Matthew Air Nusantara dengan tipe H-130T2 ini awalnya lepas landas dari helipad PT CMA di Kabupaten Melawi pada Kamis pagi pukul 07.34 WIB. Pesawat dijadwalkan menuju Desa Teluk Bakung, Kubu Raya. Namun, pada pukul 08.39 WIB, helikopter kehilangan kontak secara misterius.

Serpihan pesawat, terutama bagian ekor, baru terdeteksi pada pukul 15.25 WIB di tengah rimbunnya hutan Sekadau. Adapun daftar delapan korban yang gugur dalam insiden ini meliputi Capt. Marindra W. (Pilot), Harun Arasyd (Co-pilot), serta enam penumpang yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

Saat ini, pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut, sementara keluarga korban mulai berdatangan ke RS Bhayangkara untuk menjemput jenazah.

Lina
Lina
Penulis

FIN BIro Jogja