fin.co.id - Universitas Padjadjaran (Unpad) tengah menyiapkan langkah-langkah serius untuk mencegah terjadinya kejadian dalam pelaksanaanUjian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjaga integritas dan transparansi proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi , mengatakan berbagai skema pengawasan telah disiapkan secara matang.
“Masalah antisipasi keadaan, Pusat UTBK Unpad sudah mempersiapkan berbagai skema, di antaranya pemeriksaan dengan metal detector, body search, dan alat pendeteksi sinyal,” katanya
Dalam pelaksanaan UTBK tahun ini, Unpad tidak hanya mengandalkan pengawasan manual, tetapi juga memanfaatkan teknologi.
Beberapa metode pengawasan yang akan diterapkan meliputi:
-
Pemeriksaan menggunakan
metal detector -
Pencarian tubuh atau pemeriksaan fisik peserta
-
Penggunaan
alat pendeteksi sinyal
Menurut Dandi, alat pendeteksi sinyal ini berfungsi untuk menemukan perangkat komunikasi tersembunyi yang mungkin dibawa peserta ke dalam ruang ujian.
Perangkat seperti ponsel, earbud, atau alat berbasis Bluetooth dan internet dapat terdeteksi dengan sistem ini.
“Alat ini akan mendeteksi perangkat yang tersambung melalui Bluetooth atau jaringan internet,” jelasnya.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penggunaan teknologi komunikasi yang dapat digunakan untuk melakukan kondisi selama ujian berlangsung.