“Pendidikan adalah kerja peradaban. Ia tidak bisa diselesaikan dalam satu generasi, tetapi harus diwariskan sebagai komitmen lintas zaman,” katanya.
Ia pun optimistis, dengan kolaborasi dan kebijakan yang konsisten, pendidikan Indonesia mampu melahirkan generasi yang unggul secara global tanpa kehilangan jati diri bangsa.
“Harapan kita sederhana, tetapi mendasar: pendidikan Indonesia mampu melahirkan manusia merdeka yang berdaya saing global, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” pungkasnya.