Selain itu, kampus juga diminta lebih aktif melakukan pembinaan kepada mahasiswa agar tidak terlibat praktik perjokian yang dapat merusak masa depan akademik mereka sendiri.
Kasus joki UTBK ini pun menjadi pengingat bahwa masuk perguruan tinggi bukan hanya soal kecerdasan, tetapi juga kejujuran dan integritas. (*)