Megapolitan . 29/06/2026, 19:00 WIB

Abang None Cilik 2026 Meriahkan Ancol, Cak Lontong Dorong Kebangkitan Pasar Seni

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Malam puncak Pemilihan Abang None (Abnon) Cilik 2026 berlangsung semarak di kawasan Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Minggu, 28 Juni 2026. Sebanyak 132 finalis dari berbagai wilayah di Jakarta tampil memukau dalam ajang yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus HUT ke-50 Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).

Ajang yang digelar atas kolaborasi Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tersebut menjadi puncak seleksi dari total 336 peserta yang sebelumnya mengikuti audisi di Plaza Kalibata. Para finalis yang terbagi dalam tiga kategori usia bersaing menunjukkan kemampuan, bakat, serta pengetahuan mengenai budaya Betawi.

Ribuan pengunjung memadati kawasan Pasar Seni Ancol untuk menyaksikan malam final yang menjadi bagian dari rangkaian Jakalcer Fest. Suasana semakin meriah dengan kehadiran Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Lies Hartono atau Cak Lontong, Ketua Umum LKB H. Beky Mardani, serta sejumlah anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI).

Dalam proses penjurian, peserta dinilai berdasarkan empat aspek utama, yakni penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi di atas panggung, wawasan tentang budaya Betawi, serta kemampuan berbicara dan artikulasi.

"Kami menilai peserta berdasarkan empat aspek utama, yaitu penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi panggung, pengetahuan dasar budaya Betawi, dan kejelasan artikulasi saat berbicara," ujar Koordinator Abnon, Ahmad Faisal Ridwan dalam keterangan, Senin, 29 Juni 2026.

Ajang tersebut juga menghadirkan berbagai kisah inspiratif. Salah satunya datang dari Mendhayu Alunan Surga (13), yang berhasil meraih Juara Harapan II Kategori C. Keberhasilannya tak lepas dari dukungan sang ibu, Misi Utami, yang tetap mendampingi putrinya sejak proses audisi hingga malam final meskipun menggunakan kursi roda.

"Alhamdulillah anak saya bisa meraih Juara Harapan II. Mudah-mudahan tahun depan dia bisa belajar lebih giat lagi mendalami sejarah budaya Betawi dan semakin lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tadi dia menjawab pertanyaan para juri menggunakan bahasa Inggris, artinya dia juga menunjukkan bakat lainnya. Kalau soal kecintaannya, sudah pasti pada budaya Betawi, bahasa Betawi, dan tentunya sejarah Betawi," ujar Misi.

Kisah serupa juga datang dari keluarga Faizal Akbar. Dua anaknya, Khairi dan Almair, yang dikenal melalui konten budaya Betawi di media sosial, berhasil meraih prestasi dalam kompetisi tersebut. Khairi memperoleh Juara II Kategori C, sementara Almair meraih Juara I Kategori B.

"Anak-anak memang sudah senang dengan budaya Betawi dan membuat konten tentang Betawi sejak lebih dari setahun lalu. Harapan saya, mereka bisa terus memperkenalkan budaya Betawi kepada teman-teman sebayanya. Generasi muda inilah yang nantinya akan meneruskan dan memajukan budaya Betawi di masa depan," kata Faizal.

Ketua Panitia Abang None Cilik 2026, Zeezee Shahab, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan acara tahun ini.

"Alhamdulillah, saya senang dan bangga acara ini bisa terselenggara dengan baik dan lancar berkat dukungan semua pihak. Insya Allah, Abang None Cilik bisa menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LKB Beky Mardani menegaskan bahwa Abang None Cilik akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan untuk memperkuat pembinaan generasi muda dalam melestarikan budaya Betawi.

"Kami bersama Ancol akan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penyelenggaraan ke depan, sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai budaya Betawi," kata Beky.

Pada kesempatan yang sama, Cak Lontong berharap Pasar Seni Ancol dapat kembali menjadi pusat aktivitas seni dan budaya seperti pada masa kejayaannya. Menurut dia, penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut.

"Dulu Pasar Seni ramai karena banyak yang datang. Sekarang tugas kita adalah membuat semakin banyak orang tahu dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan yang bisa mengundang orang banyak, seperti Abang None Cilik ini. Kalau semakin banyak yang tahu, maka semakin banyak pula yang datang, dan Pasar Seni bisa kembali hidup seperti masa kejayaannya," ujar Cak Lontong.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com