Nasional . 02/08/2026, 06:07 WIB

Isu Kekacauan Skala Besar pada Agustus, Polri Minta Publik Tak Terprovokasi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Belakangan beredar isu di media sosial yang menyebut akan terjadi gangguan keamanan berskala besar di Jakarta maupun sejumlah kota besar di Indonesia selama Agustus 2026.

Isu tersebut turut dikaitkan dengan langkah beberapa pusat perbelanjaan yang memasang pagar tinggi di area propertinya.

Menanggapi kabar tersebut, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Fadil Imran menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga saat ini masih terkendali.

"Sampai hari ini, berdasarkan data daily operating reporting system, itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada," kata Fadil di Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Fadil menilai pemasangan pagar oleh pengelola mal atau pemilik properti merupakan keputusan yang lazim dilakukan dan tidak semestinya dikaitkan dengan dugaan akan terjadi kerusuhan.

"Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa. Jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya," ucapnya.

Ia juga memastikan Polri tidak menerapkan langkah pengamanan khusus memasuki Agustus karena seluruh personel memang selalu berada dalam kondisi siap siaga.

"Setiap hari kami jaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi tidak ada (antisipasi khusus), biasa saja, semua kita siaga selalu," tuturnya.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menanggapi fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal. Menurutnya, langkah tersebut kemungkinan dipicu rasa khawatir dari pihak pengelola, namun ia berharap pagar tersebut nantinya dapat kembali dilepas karena situasi ibu kota tetap aman.

"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," kata Pramono, Jumat 31 Juli 2026.

Pramono mengakui peristiwa itu mengingatkannya pada aksi unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025. Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait guna menjaga keamanan ibu kota.

"Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M," ucap Gubernur.

Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media Hasan Nasbi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang menimbulkan ketakutan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

"Kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan itu sebaiknya diklarifikasi juga. Nah teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar nggak 'fear monger' yang sedang beredar itu," kata Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 31 Juli 2026.

Hasan menambahkan, masyarakat perlu tetap optimistis karena kondisi nasional dinilai baik dan berbagai program pemerintah tetap berjalan. Ia mencontohkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan lebih dari seratus pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang berlangsung secara interaktif.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com