Nasional . 04/08/2026, 20:05 WIB

BMKG Sebut Juli 2026 Jadi Bulan Paling Kering di Indonesia, Terparah Sejak 1991!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

Selain mencatat penurunan curah hujan, BMKG juga memantau meluasnya kondisi kekeringan di berbagai daerah.

Hingga awal Agustus 2026, BMKG mencatat terdapat 306 titik pengamatan yang mengalami hari tanpa hujan (HTH) ekstrem, yaitu lebih dari 60 hari berturut-turut tanpa hujan.

Rekor terpanjang terjadi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan 90 hari berturut-turut tanpa hujan.

Secara keseluruhan, BMKG juga mencatat sebanyak 1.657 titik pengamatan mengalami HTH sangat panjang atau selama 31 hingga 60 hari berturut-turut tanpa hujan.

Sementara itu, 322 titik pengamatan lainnya mengalami HTH panjang, yakni selama 21 hingga 30 hari berturut-turut tanpa hujan.

Tidak Semua Wilayah Indonesia Mengalami Penurunan Curah Hujan

Meski kondisi kering mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, BMKG menegaskan bahwa penurunan curah hujan tidak terjadi secara merata.

Menurut Fachri, beberapa daerah masih berpotensi menerima curah hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi selama Agustus 2026 karena memiliki karakteristik pola musim yang berbeda.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, serta Kalimantan Utara.

Perbedaan pola musim di kawasan tersebut membuat potensi hujan tetap lebih tinggi dibandingkan wilayah lain yang terdampak kuat oleh kombinasi El Nino dan IOD positif.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com