Internasional . 05/08/2026, 21:03 WIB

Terbukti Terima Suap Rp124 miliar, Mantan Pejabat Pertahanan China Divonis 10 Tahun Penjara!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Pengadilan di Tiongkok menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada mantan pejabat senior badan pengawas industri pertahanan negara, Zhang Jianhua, setelah terbukti menerima suap dalam jumlah besar. Putusan tersebut menjadi bagian dari kampanye antikorupsi yang terus digencarkan pemerintah Tiongkok di sektor pertahanan dan militer.

Vonis dijatuhkan oleh pengadilan di Provinsi Sichuan pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagaimana dilaporkan media pemerintah melalui surat kabar China Daily.

Zhang Jianhua merupakan mantan wakil kepala Administrasi Negara untuk Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional.

Pengadilan menyatakan Zhang bersalah karena secara ilegal menerima lebih dari 55 juta yuan atau sekitar Rp124 miliar selama periode 2008 hingga 2025, baik saat masih menjabat maupun setelah pensiun.

Selain itu, pengadilan juga menemukan bahwa pada periode 2021 hingga 2025, Zhang tetap memanfaatkan pengaruh dari jabatan lamanya untuk membantu pihak lain memperoleh keuntungan yang tidak sah dalam operasi bisnis maupun kontrak proyek.

Sebagai imbalannya, ia menerima suap senilai lebih dari 11,7 juta yuan.

Manfaatkan Pengaruh Jabatan Lama

Majelis hakim menilai tindakan Zhang tidak berhenti setelah memasuki masa pensiun. Ia masih menggunakan pengaruh yang dimiliki selama menjabat untuk mempermudah berbagai kepentingan bisnis pihak lain.

Praktik tersebut menjadi salah satu alasan pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 10 tahun terhadap mantan pejabat pertahanan tersebut.

Vonis terhadap Zhang dijatuhkan di tengah kampanye antikorupsi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping.

Kampanye tersebut telah menyeret banyak jenderal berpangkat tinggi maupun pejabat senior yang kemudian diperiksa dan dicopot dari jabatannya.

Secara keseluruhan, sekitar 52 persen jabatan senior di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah mengalami pemeriksaan atau pembersihan pejabat dalam beberapa tahun terakhir. Angka tersebut mencerminkan perombakan besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya di tubuh militer Tiongkok pada era kepemimpinan Xi Jinping.

Sejumlah Pejabat Tinggi Juga Dicopot

Gelombang penindakan terhadap pejabat tinggi terus berlanjut sepanjang tahun ini. Pada Juni lalu, pemerintah Tiongkok mencopot enam perwira Tentara Pembebasan Rakyat, mantan kepala regulator keuangan Li Yunze, serta anggota Politbiro Ma Xingrui dari jabatan mereka di badan legislatif nasional.

Sementara itu, pada Februari, sebanyak sembilan pejabat senior militer juga dicopot dari keanggotaan Kongres Rakyat Nasional sebagai bagian dari langkah penegakan disiplin dan pemberantasan korupsi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com