Internasional . 06/08/2026, 13:17 WIB

Yordania: Tindakan Israel di Masjid Al Aqsa Berisiko Perang Agama hingga Seruan Jihad Global

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, mengecam tindakan rezim zionis Israel yang dinilainya berisiko memicu dan mendorong eskalasi di Timur Tengah menjadi konflik keagamaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Safadi pada hari Rabu 5 Agustus 2026 dalam pertemuan tingkat menteri yang dihadiri oleh para pemimpin Arab dan Muslim di Amman, yang berfokus pada pembahasan mengenai Yerusalem serta situs-situs suci di dalamnya.

"Pelanggaran Israel terhadap kesucian Masjid Al Aqsa dan upaya merongrong identitasnya dapat mengakibatkan konflik agama yang memicu seruan jihad global untuk mempertahankan satu dari tiga situs tersuci bagi dua miliar umat Muslim," kata Safadi, Rabu 5 Agustus 2026.

Safadi memperingatkan bahwa apabila konflik berbasis agama ini sampai terpicu, dampaknya akan mustahil untuk ditekan kembali. Atas dasar itu, Menlu Yordania mendesak komunitas internasional untuk segera melakukan intervensi guna menghentikan aksi zionis Israel di Yerusalem dan kawasan situs-situs suci tersebut.

Lebih lanjut, Safadi mengingatkan bahwa Palestina adalah pemilik sejati dari Yerusalem. Ia menggarisbawahi bahwa Wangsa Hasyimiyah Yordania memegang peran sebagai wali atas situs-situs suci bagi umat Muslim dan Kristen di kota itu, yang menjadi tanggung jawab bersama antara masyarakat Arab, Muslim, dan dunia internasional.

Namun, Safadi menyebut bahwa Israel justru terus memperkuat cengkeraman pendudukan ilegalnya terhadap Yerusalem Timur. Praktik ini dilakukan melalui perluasan permukiman, pencaplokan wilayah, penyitaan properti, serta pemisahan kota Yerusalem secara terstruktur dari wilayah-wilayah Palestina yang mereka jajah.

Safadi juga menuding rezim zionis Israel telah membatasi kebebasan beribadah bagi umat Muslim dan Kristen secara ilegal, sekaligus berupaya merebut aset tanah dan keuangan milik gereja-gereja Kristen di sana.

Sebagai penutup keterangannya, Menlu Yordania menegaskan bahwa konflik Arab-Israel pada dasarnya bukanlah konflik agama. Ia menekankan bahwa akar dari seluruh permasalahan ini adalah penjajahan atas wilayah Palestina serta dinafikannya hak-hak rakyat Palestina untuk memperoleh kebebasan dan kedaulatan mereka. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com