Megapolitan . 17/08/2026, 07:01 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Saat CFD berlangsung, aktivitas lalu lintas kendaraan di kawasan pusat kota berkurang. Kondisi tersebut diduga ikut mendorong penurunan polusi udara di area pelaksanaan kegiatan.
Persoalan polusi udara tidak hanya berkaitan dengan kondisi udara pada satu waktu tertentu. Aktivitas transportasi juga menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi melalui berbagai kebijakan, termasuk HBKB.
Kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi emisi kendaraan. Pemprov DKI juga ingin menghadirkan ruang publik yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Di sisi lain, pelaksanaan HBKB diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kualitas udara. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami dampak emisi kendaraan, upaya menjaga lingkungan dapat berjalan lebih luas. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media