Hukum dan Kriminal . 22/08/2026, 21:58 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memastikan aktivitas kampus tetap berjalan di tengah proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (WR IV) Unsoed, Prof Waluyo Handoko, mengatakan pihak kampus menghormati seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung.
"Unsoed menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya perkara ini. Institusi memandang persoalan tersebut sebagai kejadian yang serius menyangkut integritas, keadilan, dan kepercayaan publik," ujar Waluyo dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, dikutip dari Antara, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurut dia, kasus tersebut menjadi perhatian serius bagi institusi. Terlebih, proses penerimaan mahasiswa baru semestinya dilaksanakan secara terbuka, adil, dan terbebas dari praktik korupsi.
Meski demikian, Unsoed tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak yang sedang menjalani proses hukum sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Aktivitas Akademik Tetap Berjalan
Waluyo menegaskan persoalan hukum yang tengah berlangsung tidak boleh menghentikan roda akademik di lingkungan kampus.
Tata kelola institusi, pelayanan kepada masyarakat, hingga kegiatan akademik seperti perkuliahan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat akan tetap dijalankan dengan sejumlah penyesuaian.
Unsoed juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk menentukan langkah kelembagaan setelah adanya penetapan tersangka terhadap sejumlah pimpinan kampus.
Koordinasi tersebut juga akan membahas mekanisme pengisian pelaksana tugas serta keberlangsungan institusi selama masa transisi.
Waluyo meminta seluruh sivitas akademika tidak terpengaruh oleh situasi yang berkembang dan tetap menjaga suasana kampus agar kondusif.
Ia juga mengingatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Saya kira Unsoed berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan tata kelola secara berkelanjutan guna memastikan proses penerimaan mahasiswa baru dan seluruh layanan akademik berjalan sesuai prinsip akuntabilitas serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," tegasnya.
Wisuda dan Penerimaan Mahasiswa Baru Dikonsultasikan
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Unsoed Prof Noor Farid mengatakan sejumlah agenda akademik juga akan dikonsultasikan dengan Kemdiktisaintek.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media