Nasional . 03/09/2026, 21:13 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Data yang lebih akurat diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi kesalahan dalam penyaluran bantuan.
Dengan demikian, masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh haknya secara tepat.
Kemensos juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan masalah terkait data penerima bantuan sosial.
Warga dapat memanfaatkan sejumlah saluran pengaduan dan perbaikan data yang telah disediakan.
Salah satunya melalui aplikasi Cek Bansos .
Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Command Center , WA Center , serta operator data di tingkat desa.
Perbaikan data juga dapat dilakukan melalui sistem yang digunakan dalam pengelolaan kesejahteraan sosial, termasuk aplikasi SIKS-NG .
Saluran pengaduan tersebut menjadi penting bagi masyarakat yang merasa terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian dalam data mereka.
Dengan adanya laporan, pemerintah dapat melakukan penelusuran dan verifikasi lebih lanjut.
Pemerintah juga terus melakukan pemutakhiran data penerima berbagai jenis bantuan sosial secara berkala.
Data penerima Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT dan Program Keluarga Harapan atau PKH diperbarui setiap tiga bulan sekali.
Sementara itu, data penerima Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan diperbarui setiap bulan.
Pemutakhiran tersebut bertujuan agar data penerima bantuan dapat mengikuti perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media