Nasional . 08/09/2026, 23:48 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak Selasa, 8 September 2026 pagi memicu aliran lahar dingin menuju sejumlah sungai di wilayah tersebut. Material vulkanik itu kemudian mengalir ke Sungai Lau Borus dengan ketinggian aliran mencapai sekitar 50 sentimeter.
Kepala Pos Pantau Gunungapi Sinabung (PPGA) Armen Putra membenarkan adanya aliran lahar dingin tersebut. Kondisi itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan puncak dan lereng Gunung Sinabung.
Menurut keterangan yang diterima, aliran lahar dingin melintas di Desa Perbaji dan Desa Suka Tendel, di seputaran Desa Mardinding, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo. Aliran tersebut kemudian bergerak menuju Sungai Lau Borus dengan membawa material dari kawasan Gunung Sinabung.
Selain membawa material vulkanik, aliran lahar dingin juga terlihat membawa potongan kayu-kayu kecil. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung di kawasan puncak dan lereng Sinabung.
"Saat ini intensitas curah hujan masih cukup tinggi di kawasan puncak dan lereng Sinabung, sehingga masyarakat di sekitar aliran sungai diminta tetap waspada," ujarnya.
Hujan deras yang masih mengguyur kawasan tersebut membuat masyarakat di sekitar sungai perlu meningkatkan kewaspadaan. Terlebih, material dari kawasan lereng dapat kembali terbawa aliran sungai sewaktu-waktu.
Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai mendapat imbauan untuk tidak melakukan aktivitas di sungai. Masyarakat juga diminta menjaga jarak aman, terutama ketika cuaca berawan dan hujan lebat terjadi.
Imbauan tersebut berkaitan dengan potensi terbawanya kembali material vulkanik melalui aliran sungai. Karena itu, warga perlu memperhatikan kondisi cuaca dan menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Aliran lahar dingin yang mencapai sekitar 50 sentimeter juga menunjukkan adanya material yang terbawa menuju Sungai Lau Borus. Selain lahar, potongan kayu-kayu kecil turut terlihat mengikuti aliran tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media