Politik . 08/09/2026, 23:03 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Menurut Rikwanto, pengalaman BPA dalam menangani aset menjadi bagian penting dalam penyusunan mekanisme tersebut. Pengaturan yang tepat diharapkan dapat memastikan aset tetap memiliki nilai selama berada dalam proses penguasaan dan pemulihan oleh negara.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola yang dapat membuat proses pengembalian aset berjalan lebih optimal. Dengan begitu, aset hasil perampasan tidak kehilangan nilai hanya karena persoalan pengelolaan selama proses pemulihan berlangsung.
"Ini sebagai masukan untuk Badan Pemulihan Aset supaya bisa bekerja lebih baik, bisa dipercaya, dan pengembalian aset kepada negara itu lebih besar lagi, berdaya guna dan lebih bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media