Politik . 08/09/2026, 06:35 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
"Padahal, kita semua saat ini, sebagai sebuah bangsa, sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. Situasi yang dihadapi masyarakat juga tidak mudah. Dan AHY posisinya saat ini adalah bagian dari pemerintah yang seharusnya ikut bertanggung jawab atas situasi apa pun yang dihadapi," tambahnya
Menurut Doli, persoalan yang dihadapi masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, DPR, dan partai politik. Ia menilai dinamika tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai Pilpres 2029 mulai semakin terbuka.
"Kesulitan yang dihadapi rakyat adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah, DPR, dan juga partai politik adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Fenomena seperti itu semakin menguatkan bahwa ternyata 'magnet' Pilpres 2029 tak bisa terhindarkan lagi dan semakin terbuka. Sepertinya beberapa kekuatan sudah mulai pasang kuda-kuda," ungkap dia.
Doli juga menyinggung sejumlah pihak yang mulai menunjukkan arah poros politik menjelang Pemilu 2029. Salah satunya Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang sebelumnya disebut telah menunjukkan kesiapan politik.
Dari situ, Doli kemudian mengaitkannya dengan munculnya kembali poros Cikeas yang identik dengan keluarga Yudhoyono.
"Bila beberapa waktu lalu, Budi Arie, yang mewakili satu 'poros politik' (Solo), sudah terang benderang menyatakan kesiapannya, sekarang kita menyaksikan satu lagi 'poros politik' (Cikeas) ikut memberikan sinyal yang kuat. Padahal kedua poros ini sedang bersama-sama berada 'satu kapal' di dalam pemerintahan," kata dia. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media