Viral . 10/09/2026, 08:52 WIB

Kepala Sekolah dan Oknum Guru Mesum di Ruangan Tidak Dipecat, Warga Desa Langkap Akan Demo

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id -  Warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah merasa kecewa sebab oknum Kepala Sekolah dan Guru yang mesuk di ruangan sekolah masih bertuas dan tidak dipecat sebagai ASN.

Kedua pasangan itu terekam CCTV sedang mesuk dengan posisi gaya wot di ruang kantor hingga tersebar di media sosial. Pria dalam video itu merupakan oknum kepala seklah di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sementara wanita merupakan PPPK.

Oknum Kepala Sekolah dicopot dari jabatannya, sementara wanita dimutasi ke sekolah lain.

Kondisi tersebut memicu rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Aliansi Masyarakat Desa Langkap bersama komite sekolah dan wali murid pada Jumat besok.

Mereka meminta pemerintah daerah memberikan sanksi tegas, termasuk pemecatan terhadap dua ASN yang bersangkutan.

Perwakilan Komite Sekolah SD Langkap, Saim, mengatakan warga kecewa karena oknum guru perempuan yang terseret perkara tersebut masih diperbolehkan mengajar di sekolah lain. Sementara itu, oknum kepala sekolah hanya ditarik untuk bertugas di kantor dinas.

"Tujuannya mendesak dinas terkait memberikan sanksi tegas berupa pemecatan. Guru masih mengajar, itu mencederai peserta didik. Kami khawatir jika diberikan kesempatan, timbul permasalahan serupa di daerah lain," ujar Saim kepada awak media, Rabu 9 September 2026.

Tindakan Asusila Terekam CCTV

Saim menyebut persoalan tersebut semakin membuat warga geram karena dugaan tindakan asusila yang dilakukan kedua oknum tersebut disebut bukan baru terjadi satu kali.

Menurutnya, dugaan perbuatan tersebut bahkan berlangsung secara berulang di lingkungan sekolah. Kecurigaan warga dan pihak sekolah kemudian mendorong pemasangan kamera pengawas atau CCTV di area sekolah.

Langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah teguran dari warga maupun guru lain disebut tidak mendapat respons dari kedua oknum itu.

"Itu dilakukan bukan hanya sekali, bahkan sudah menjadi rutinitas setiap hari Rabu dan Sabtu. Sempat kepergok guru dan wali murid tapi mengelak. Bukti rekaman CCTV itulah yang akhirnya viral," ungkap Saim.

Pemindahan salah satu guru yang terseret kasus tersebut juga berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar di SD Langkap. Sekolah kini mengalami kekurangan tenaga pengajar.

Karena itu, komite sekolah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan segera menyiapkan guru pengganti agar proses pembelajaran tidak terganggu.

Dua ASN Dipindahtugaskan

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com