Ekonomi . 23/09/2026, 17:14 WIB

KDM Gelar Job Fair Virtual, Tawarkan 2.054 Lowongan Kerja

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menggelar bursa kerja online atau Job Fair Virtual (Jogver) pada pekan kedua. Kegiatan kali ini dipusatkan di salah satu perusahaan manufaktur resleting yang berada di kawasan Cimanggis, Kota Depok, Rabu, 23 September 2026.

Bursa kerja tersebut disiarkan secara langsung melalui akun TikTok pribadi Dedi Mulyadi. Sebanyak ribuan kesempatan kerja ditawarkan kepada masyarakat melalui program tersebut.

"Ya, ini hari minggu kedua saya melaksanakan kegiatan bursa kerja online dan ketersediaan lapangan kerjanya lebih banyak. Ada 2.054 yang tersedia, peminatnya sangat banyak," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi berharap semakin banyak perusahaan di Jawa Barat yang memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat. Menurutnya, keterbukaan perusahaan dalam merekrut tenaga kerja lokal perlu terus didorong seiring meningkatnya investasi.

"Mudah-mudahan ke depan perusahaan semakin terbuka untuk membuka lowongan kerjanya bagi warga agar kesempatan kerjanya makin terbuka. Dan mudah-mudahan investasi di Depok dan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat makin meningkat," kata pria yang biasa disebut Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini.

Dalam kegiatan tersebut, Dedi juga menyoroti persoalan percaloan dalam proses perekrutan tenaga kerja. Ia meminta Pemerintah Kota Depok berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencegah praktik tersebut.

"Keamanannya makin terjaga. Dan saya tadi bilang ke Pak Wali Kota, Pak Wali, nanti kerja sama dengan Pak Kapolres untuk tidak boleh lagi ada percaloan tenaga kerja yang dipungut. Karena itu sangat merugikan warga," tegasnya.

Menurut Dedi, masuknya investasi ke suatu daerah harus dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat lokal. Ia menilai investasi tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap pengurangan pengangguran apabila kesempatan kerja tidak diisi warga Jawa Barat.

"Ya sebenarnya kan potensi kerja, kalau tidak diisi oleh warga Jawa Barat, walaupun investasi banyak tetap saja akan menganggur. Makanya investasi tumbuh, peluang kerja ada, orang Jabarnya harus kerja," ujarnya.

Selain bursa kerja, Dedi juga menyampaikan perkembangan program perlindungan atau asuransi tenaga kerja bagi pekerja informal. Saat ini, program tersebut telah mencakup 1 juta pekerja dan pemerintah daerah berencana memperluas kepesertaannya.

"Ya, sekarang sudah berjalan 1 juta. Nanti kita tambah 4,4 juta lagi menjadi 5,4 juta," ucapnya.

Program perlindungan bagi pekerja informal tersebut ditargetkan dapat diselesaikan hingga 2027 dengan dukungan anggaran mencapai Rp500 miliar.

Mohammad Luthfi/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com