Megapolitan . 21/10/2026, 16:54 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada para marbot masjid dan peserta berprestasi di bidang tilawah Al-Qur’an melalui pemberangkatan ibadah umrah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas total 48 orang ke Tanah Suci, sekaligus menyalurkan bantuan perangkat tata suara senilai Rp5 miliar untuk 125 masjid di Ibu Kota.
Dari total penerima kesempatan umrah tersebut, sebanyak 44 orang merupakan marbot masjid, dua orang adalah juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional, sedangkan dua lainnya bertugas sebagai pendamping.
Pramono menjelaskan, program tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang telah berkontribusi dalam kegiatan keagamaan serta mengharumkan nama Jakarta melalui prestasi di tingkat nasional.
“Apa pun yang mereka lakukan selama ini, baik menjadi marbot, mengikuti MTQ, maupun aktivitas lainnya, merupakan kontribusi yang memberikan manfaat luar biasa bagi Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Tak hanya memberangkatkan umrah, Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan bantuan berupa 125 perangkat tata suara atau sound system untuk masjid yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
Masing-masing masjid memperoleh bantuan senilai Rp40 juta. Dengan demikian, total anggaran bantuan perangkat tersebut mencapai Rp5 miliar untuk menunjang fasilitas ibadah dan mendukung aktivitas keagamaan masyarakat.
Pramono turut menyampaikan penghargaan kepada para marbot yang selama ini menjalankan tugas menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesiapan masjid sebagai tempat ibadah maupun pusat kegiatan warga.
Menurutnya, peran para marbot menjadi bagian penting dalam memelihara suasana kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Jakarta.
Ia juga menekankan bahwa ketenteraman Ibu Kota perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Terlebih, Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas metropolitan dengan populasi mencapai kurang lebih 42 juta jiwa.
“Saya selalu berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga ketenteraman Jakarta. Kehidupan keberagamaan di Jakarta harus terus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono memberikan apresiasi kepada kafilah DKI Jakarta yang berhasil menempati peringkat ketiga dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi penyemangat untuk memperkuat pembinaan peserta dan meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang. Apalagi, Jakarta dijadwalkan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXII pada 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah, saya berharap prestasinya akan lebih baik. Mudah-mudahan ini juga memberikan kontribusi untuk HUT Jakarta yang ke-500,” ungkapnya.
Pramono juga mengingatkan peserta yang belum berhasil memperoleh gelar juara agar tidak patah semangat. Ia mendorong mereka untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar dapat meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.
Selain memberikan penghargaan, Pemprov DKI Jakarta disebut turut memberikan perhatian terhadap dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar kepada masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media