Nasional . 21/10/2026, 06:37 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kebakaran melanda KMP Batumandi saat berada di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Selasa sore. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat melalui penanganan darurat yang melibatkan sejumlah instansi.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Yogie Nugraha, menyampaikan hingga laporan terakhir tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas masih melakukan pemantauan terhadap situasi kapal dan berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.
"Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat," kata Yogie dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.
Ia menegaskan, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi fokus utama petugas sejak informasi kebakaran diterima.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat," ujarnya.
Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak.
Sebelum kejadian, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB dan tengah berlayar menuju Pelabuhan Merak.
Begitu menerima laporan keadaan darurat, petugas VTS Merak langsung berkoordinasi dengan unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, Basarnas, dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi sekaligus mendukung upaya pemadaman api.
Proses penyelamatan berlangsung dengan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan laporan yang diterima VTS Merak, seluruh penumpang dan awak kapal kemudian dipindahkan ke KMP Royce 1.
"Berdasarkan informasi yang diterima dari VTS Merak, pada pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut," jelasnya.
"Dengan demikian, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat. Sementara itu untuk sumber api masih harus didalami," tambah Yogie.
Penanganan kebakaran KMP Batumandi melibatkan berbagai unsur pendukung, baik kapal tunda maupun kapal penyeberangan. Kapal-kapal yang dikerahkan antara lain TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006.
Selama proses penanganan, VTS Merak terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan petugas di lapangan. Koordinasi tersebut diperlukan untuk mendukung penyampaian informasi darurat serta mengatur pengerahan bantuan di perairan sekitar lokasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media