Megapolitan . 27/10/2026, 15:22 WIB

Pramono Soroti Halte Transjabodetabek di Bekasi yang Belum Dibangun

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi belum dibangunnya halte Transjabodetabek di Kota Bekasi. Ia menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terbuka untuk membiayai pembangunan fasilitas tersebut, tetapi perlu memastikan langkah itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebab kalau haltenya enggak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.

Pramono menjelaskan, layanan Transjabodetabek kini telah melayani perjalanan ke sejumlah wilayah penyangga Ibu Kota, termasuk Kota Bekasi. Namun, ia mengaku masih menerima keluhan dari masyarakat mengenai fasilitas halte yang belum tersedia.

Menurutnya, warga Bekasi yang menggunakan layanan tersebut mempertanyakan kepastian pembangunan halte agar mereka dapat mengakses transportasi umum dengan lebih mudah.

"Ada pertanyaan dari para pengguna, terutama dari warga Bekasi, 'Kenapa haltenya enggak dibangun-bangun?' begitu," kata Pramono.

Ia menegaskan, Pemprov DKI tidak mempermasalahkan jika harus mengalokasikan anggaran untuk membangun halte di wilayah Bekasi. Meski demikian, pemerintah daerah perlu memperhatikan aturan terkait kewenangan pembangunan fasilitas transportasi di luar wilayah administrasinya.

“Tetapi kalau enggak dibangun, nanti kami yang bangunin enggak apa-apa juga," tegasnya.

Untuk mencari solusi, Pramono mengatakan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi terus dilakukan. Kerja sama kedua pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi umum dan meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Ia menilai tersedianya fasilitas pendukung yang memadai dapat mendorong lebih banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Pramono juga mengungkapkan jumlah penumpang Transjabodetabek yang melakukan perjalanan menuju Bekasi saat ini berkisar 4.000–5.000 orang per hari. Jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan penumpang pada rute menuju Bogor yang mencapai sekitar 10.000 orang setiap hari.

Ia berharap peningkatan konektivitas dan ketersediaan infrastruktur pendukung dapat mendorong pertumbuhan jumlah pengguna Transjabodetabek, termasuk masyarakat yang bepergian dari dan menuju Bekasi.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat tanpa membedakan asal daerah. Karena itu, penguatan kerja sama antardaerah menjadi bagian penting dalam meningkatkan akses transportasi publik bagi warga Jakarta dan kawasan sekitarnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com