Politik . 28/10/2026, 20:15 WIB

KDM Dorong Pilkades E-Voting di Seluruh Jabar, Hasil Pemilihan Bisa Langsung Diketahui

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Penghitungan suara lebih cepat dan biaya penyelenggaraan lebih hemat menjadi alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong penggunaan sistem pemilihan kepala desa (pilkades) secara elektronik di seluruh desa di Jawa Barat.

Melalui metode e-voting, proses demokrasi di tingkat desa diharapkan berlangsung lebih efisien tanpa harus menunggu penghitungan suara secara manual.

Figur yang biasa disapa KDM itu menyampaikan, bahwa penerapan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan penyelenggaraan demokrasi yang lebih cepat sekaligus menekan pengeluaran daerah.

“Hari ini Pemprov Jabar mewujudkan demokrasi yang cepat, demokrasi yang murah, demokrasi yang melahirkan efisiensi dalam tata kelola keuangan daerah dengan menyelenggarakan pemilihan kepala desa melalui e-voting,” kata Dedi, Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurut Dedi, sistem pemungutan suara elektronik memungkinkan hasil pilkades diketahui segera setelah proses pemungutan suara berakhir. Dengan demikian, penyelenggara tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk menghitung suara sebelum mengetahui calon yang memperoleh kemenangan.

“Pilkadesnya e-voting tanpa kertas suara, tanpa perlu lama-lama menunggu penghitungan suara. Begitu bilik suaranya ditutup, hasilnya sudah bisa terlihat siapa yang menjadi pemenang, menjadi kepala desa,” ujarnya.

E-Voting Pilkades Ditargetkan Menjangkau Seluruh Desa

Dedi ingin penerapan e-voting tidak hanya berlangsung di wilayah tertentu, tetapi menjangkau seluruh desa di Jawa Barat. Ia menilai penggunaan metode tersebut perlu diperluas agar penghematan waktu dan biaya penyelenggaraan pilkades dapat dirasakan hingga pelosok daerah.

“Semua desa yang ada di Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pilkadesnya dengan metodologi e-voting,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pemilihan kepala desa harus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan tepat. Digitalisasi, menurutnya, menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.

Dedi berharap penerapan pilkades elektronik dapat menjadi bagian dari transformasi pemerintahan desa menuju sistem yang modern dan efisien.

“Desa tumbuh menjadi basis pembangunan yang berkemajuan,” ujarnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com