Ekonomi . 02/11/2026, 15:20 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
Dari sisi operasional, kesiapan armada dan infrastruktur penyeberangan juga menjadi perhatian, terutama pada lintasan yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan selama libur akhir tahun.
“Untuk lintasan Jawa–Bali, rencana operasi juga mengkaji rute alternatif guna membantu mengurai kepadatan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk. Beberapa opsi yang dibahas meliputi Jangkar–Celukan Bawang, Tanjung Wangi–Celukan Bawang, serta Jangkar–Padang Bai,” tambah Samsuddin.
Ia menyampaikan, penerapan rute alternatif tersebut masih memerlukan pertimbangan terhadap kesiapan dermaga, ketersediaan kapal, dukungan operasional, serta hasil koordinasi dan penetapan lebih lanjut.
Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut berharap penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru 2026/2027 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, serta pelayanan kepada penumpang menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media