Internasional . 06/11/2026, 08:39 WIB

Presiden Paraguay Dimakzulkan Setelah Krisis Bank Picu Demonstrasi Besar

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Parlemen Paraguay menyetujui proses pemakzulan Presiden Santiago Pena di tengah krisis perbankan yang mengguncang negara tersebut. 

Keputusan itu diambil secara bulat oleh seluruh anggota DPR, meskipun Pena sebelumnya telah mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepresidenan.

Dalam sidang yang digelar Kamis kemarin, 78 anggota DPR menyatakan persetujuan untuk memulai proses pemakzulan. Selanjutnya, Senat akan menentukan apakah proses tersebut tetap dilanjutkan atau pengunduran diri Pena dapat diterima.

Persetujuan parlemen itu muncul kurang dari satu jam setelah surat pengunduran diri Pena disampaikan secara resmi kepada lembaga legislatif melalui Menteri Dalam Negeri Enrique Riera.

Melalui pernyataan yang diunggah di media sosial X, Pena menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil untuk menjaga kondisi nasional agar tetap stabil.

"Tidak ada jabatan yang pantas melebihi kemaslahatan Paraguay," tegasnya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Paraguay apabila selama menjabat telah mengecewakan mereka. Pena menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk mengkhianati kepercayaan rakyat.

Terkait krisis Ueno Bank, Pena mengaku berharap pemerintah dapat mengupayakan pengembalian dana nasabah, memastikan lembaga penjamin simpanan menjalankan fungsinya, serta menjaga keamanan uang dan aset milik masyarakat.

Langkah pemakzulan terhadap Pena tidak terlepas dari gejolak politik yang muncul setelah Ueno Bank, bank digital terbesar di Paraguay, mengalami keruntuhan.

Kejadian tersebut memicu demonstrasi besar di ibu kota Asuncion. Gelombang protes semakin meningkatkan tekanan terhadap Pena agar meninggalkan jabatannya.

Situasi politiknya kian memburuk setelah dukungan dari internal Partai Colorado, partai yang berkuasa, merosot. Bahkan, mantan Presiden Horacio Cartes yang selama ini dikenal sebagai mentor politik Pena turut memberikan dukungan terhadap proses pemakzulan tersebut, sebagaimana dilaporkan ABC Color.

Pena sendiri mulai menjabat sebagai presiden untuk periode lima tahun pada Agustus 2023.

Namun, keterkaitannya dengan Ueno Bank ikut menjadi sorotan. Ia diketahui masih memiliki saham di Ueno Holding, perusahaan induk bank digital tersebut, hingga 2025. Kepemilikan itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan.

Sebelumnya, Bank Sentral Paraguay turun tangan menangani Ueno Bank setelah tingkat likuiditasnya jatuh di bawah batas minimum yang diwajibkan.

Krisis tersebut berdampak langsung terhadap jutaan nasabah yang tidak dapat menarik dana mereka. Kondisi ini kemudian memunculkan tudingan dari anggota parlemen oposisi mengenai dugaan konflik kepentingan, penyalahgunaan dana pensiun, hingga upaya menutupi persoalan keuangan bank.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com