fin.co.id - Kabar pemecatan vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati yang berprofesi sebagai guru di SDIT Mutiara Hati Banjarnegara, Jawa Tengah, viral di media sosial (medsos). Pemecatan itu diduga kuat buntut dari lagunya yang viral berjudul 'Bayar Bayar Bayar' milik band Sukatani yang digawangi Novi atau Twister Angel sebagai vokalis.
"Berkaitan dengan isu yang sedang viral di berbagai media sosial terkait band Sukatani yang berasal dari Kabupaten Purbalingga dan juga berkaitan dengan isu yang beredar, keluarnya Mbak Novi dari salah satu guru di sekolah dasar," terang Fahmi seperti dikutip dari video di akun media sosial Instagram @fahmihnf, Selasa 25 Februari 2025.
Video yang dibuatnya ketika masih menjalari retret di Magelang tersebut menyatakan bahwa ia siap menampung Novi agar tetap mengajar usai dikeluarkan dari sekolah SDIT Mutiara Hati Banjarnegara.
"Saya Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Kabupaten Purbalingga dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Novi jika Mbak Novi berkenan untuk mengabdi di sekolah di Kabupaten Purbalingga," tuturnya.
Ia memastikan Novi yang juga berasal dari Purbalingga diterima sebagai pendidik di kampung halamannya tersebut. "Insyaallah saya selaku Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap memfasilitasi dan siap men-support," katanya.
Sebelumnya, lagu "Bayar, Bayar, Bayar" viral setelah Sukatani yang beranggotakan Novi dan Asyifa Al-Lutfi atau Electroguy membuat video permintaan maaf karena dianggap menghina Kapolri dan instansi Polri. Video ini dibuat pada 20 Februari 2025 lalu, bertepatan pada aksi Indonesia Gelap yang berlangsung selama sepekan, 17-21 Februari 2025.
Warganet pun berspekulasi adanya tekanan dari pihak tertentu sehingga Novi harus membuka identitas yang selama ini disembunyikan hingga berujung diberhentikan sebagai pendidik.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Al Madani Banjarnegara yang menaungi SDIT Mutiara Hati Khaerul Mudakir menegaskan bahwa pemberhentian Novi tidak berkaitan dengan lagu tersebut. Pasalnya, Novi telah diberhentikan sejak 6 Februari 2025, sebelum lagu dan video permintaan maaf Sukatani viral.
Diketahui, sejak mengajar pada 2 November 2020, Novi tidak pernah memberikan informasi mengenai aktivitas pribadinya di luar sekolah, termasuk dalam berkarya seni. Adapun latar belakang diberhentikannya Novi adalah adanya pelanggaran kode etik internal yayasan yang seharusnya dipatuhi.
"Diperoleh informasi bahwa Saudari Novi melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan kode etik Yayasan Al Madani Banjarnegara. Setelah dilakukan klarifikasi, Saudari Novi mengakui hal tersebut," ungkap Khaerul dalam pernyataannya, 23 Februari 2025.
Sementara itu, keputusan ini belum final lantaran masih menunggu hasil klarifikasi dari Novi. "Hasil klarifikasi akan dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan berikutnya."
(Annisa Zahro)