Rudal Houthi Yaman Meledak di Dekat Bandara Utama Israel, Netanyahu Bilang akan Beri Balasan

news.fin.co.id - 05/05/2025, 11:14 WIB

Rudal Houthi Yaman Meledak di Dekat Bandara Utama Israel, Netanyahu Bilang akan Beri Balasan

Tentara milisi Houthi .(MOHAMMED HUWAIS / AFP)

fin.co.id – Kelompok Houthi dari Yaman meluncurkan rudal yang meledak dekat banget dengan Bandara Internasional Ben Gurion, Israel, pada Minggu, 5 Mei 2025. Kejadian ini bikin kepanikan di antara para penumpang yang langsung buru-buru cari tempat aman.

Dilansir dari Reuters, Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka bilang, aksi itu adalah bentuk solidaritas untuk warga Palestina di Gaza.

Seorang reporter Reuters yang lagi ada di bandara bilang dia sempat denger suara sirene dan lihat sendiri penumpang lari-larian menuju ruang aman.

Advertisement

Beberapa video yang beredar di medsos menunjukkan ada asap hitam tebal di sekitar pesawat yang lagi parkir dan gedung-gedung bandara. Ada juga gambar yang menunjukkan jalanan di sekitar bandara berdebu dan penuh puing-puing.

Dari pihak layanan ambulans Israel, delapan orang dilaporkan luka-luka, dari ringan sampai sedang, dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Komandan polisi Israel, Yair Hetzroni, nunjukin ke wartawan sebuah lubang besar bekas ledakan rudal. Menurut otoritas bandara, rudalnya jatuh di jalan dekat area parkir Terminal 3. Bandara ini sendiri lokasinya nggak jauh dari Tel Aviv.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, langsung buka suara dan menyatakan bakal membalas.

“Serangan oleh Houthi berasal dari Iran. Israel akan menanggapi serangan Houthi terhadap bandara utama kami dan, pada waktu dan tempat yang kami pilih, terhadap para penguasa teror Iran,” kata Netanyahu lewat akun X-nya.

Dalam video terpisah dari kantornya, Netanyahu juga menegaskan: “Kami akan melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk menjaga keamanan kami, untuk menanggapi secara efektif, dan memberi Iran peringatan yang semestinya bahwa ini tidak dapat dilanjutkan.”

Di sisi lain, kelompok Houthi juga merilis pernyataan bahwa mereka bakal melakukan blokade udara total terhadap Israel. Mereka mengaku akan terus menyerang bandara-bandara Israel sebagai respon atas aksi militer Israel yang makin agresif di Gaza.

Sebagian besar serangan dari Yaman sejauh ini berhasil dihadang sistem pertahanan Israel. Tapi, tahun lalu sempat juga ada serangan drone yang tembus dan menghantam Tel Aviv.

Nah, rudal yang ditembakkan hari Minggu ini jadi satu-satunya yang lolos dari intersepsi sejak rentetan serangan yang dimulai Maret lalu.

Advertisement

Kemudian di hari yang sama, militer Israel mengeluarkan penilaian dan menyebutkan ada kendala teknis pada sistem pencegat yang digunakan untuk rudal ini.

“Temuan awal tidak menunjukkan adanya kerusakan pada prosedur deteksi, sistem intersepsi, atau mekanisme peringatan Komando Depan,” ujar pihak militer dalam pernyataannya.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID