PKB 2025 akan tetap berjalan, tapi tanpa salah satu ikonnya. Bagi Petruk, ini mungkin bukan akhir perjalanan—ia tetap seorang legenda.
Namun, bagi seni Drama Gong, ini bisa menjadi titik balik: apakah kesenian ini bisa bertahan tanpa sosok sebesar dirinya?
Satu hal yang pasti: tawa Petruk telah mengukir sejarah, dan absennya di PKB tahun ini akan meninggalkan ruang kosong yang sulit terisi.