Gubernur Pramono Gaspol Tata Kabel Jakarta, Targetkan Kota Bebas Kabel Semrawut!

news.fin.co.id - 22/06/2025, 17:12 WIB

Gubernur Pramono Gaspol Tata Kabel Jakarta, Targetkan Kota Bebas Kabel Semrawut!

Gubernur Jakarta, Pramono Anung (Cahyono)

Jakarta Tanpa Kabel Semrawut, Pramono Anung Siap Tancap Gas!

fin.co.id — Kabel semrawut di Jakarta segera jadi masa lalu. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersiap menertibkan kabel utilitas di sembilan kawasan prioritas, termasuk Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ini adalah bagian dari strategi besar menjadikan ibu kota tampil rapi, modern, dan siap bersaing sebagai kota global.

“Penurunan kabel di Kebayoran Baru dan groundbreaking pembangunan jaringan utilitas di 9 lokasi untuk mewujudkan Jakarta cantik tanpa kabel,” tegas Pramono saat Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, Minggu, 22 Juni 2025.

Advertisement

Langkah ini bukan hanya urusan estetika. Pramono juga menggarap sektor fundamental, seperti penguatan kapasitas fiskal dan peningkatan target APBD DKI Jakarta. Langkah ini penting untuk memastikan ruang fiskal yang memadai guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing ibu kota.

Hunian Vertikal dan Pelayanan Terintegrasi

Tak berhenti di urusan kabel, Pramono juga memperkenalkan rencana pembangunan hunian vertikal di 10 titik prioritas. Uniknya, kawasan hunian ini akan digabungkan dengan fasilitas publik seperti gelanggang olahraga (GOR) dan plaza, menciptakan ekosistem tempat tinggal yang lengkap dan nyaman.

Fokus Kesehatan Lansia dan Fasilitas Internasional

Pramono turut menggaungkan program "Sehat Bersama Lansia Jakarta". Salah satu implementasinya adalah pembangunan RS Cakung yang ditargetkan mulai dibangun pada 2026. Rumah sakit ini dirancang dengan standar internasional untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga lanjut usia Jakarta.

Pengendalian Banjir dan Pengelolaan Sampah Modern

Persoalan klasik seperti banjir juga masuk radar. Pemprov DKI akan menjalankan blueprint ekosistem pengendalian banjir melalui pengurukan sungai, waduk, dan pembenahan saluran air di kawasan padat penduduk.

Tak hanya itu, pengelolaan sampah pun ikut direvolusi. Empat lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) akan dioperasikan, ditambah dengan peresmian RDF Rorotan. RDF (Refuse-Derived Fuel) Rorotan adalah fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar dengan pendekatan berkelanjutan dan berbasis teknologi tinggi.

“Jakarta bersih dan dunia melirik dengan pengelolaan sampah berkelanjutan. Melalui pengoperasian TPS 3R dan RDF Rorotan, kita dorong partisipasi masyarakat dan penerapan teknologi,” kata Pramono.

Advertisement

Dengan berbagai program strategis ini, Jakarta tengah bertransformasi menuju kota global yang modern, bersih, sehat, dan nyaman ditinggali. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID