Polri Kenalkan Robot Humanoid dan K9 di Hari Bhayangkara ke-79, Ini Fungsinya

news.fin.co.id - 28/06/2025, 22:21 WIB

Polri Kenalkan Robot Humanoid dan K9 di Hari Bhayangkara ke-79, Ini Fungsinya

Da;am rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79, Polri memperkenalkan 25 unit robot humanoid dan robot anjing (K9) di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu, 28 Juni 2025.

fin.co.id - Da;am rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79, Polri memperkenalkan 25 unit robot humanoid dan robot anjing (K9) di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu, 28 Juni 2025. Inovasi ini merupakan upaya modernisasi teknologi kepolisian.

Pernyataan itu disampaikan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Dedi Prasetyo. Dia mengatakan, teknologi ini diharapkan dapat mendukung tujuh fungsi kepolisian, termasuk pengawasan, penanganan situasi berbahaya, pencarian dan penyelamatan, pengumpulan barang bukti forensik, pengawasan lalu lintas, patroli cerdas, dan deteksi bahan berbahaya.

Diungkapkannya, robot-robot ini akan menjadi mitra strategis personel Polri, dirancang untuk mengambil peran di lokasi berisiko tinggi guna mengurangi paparan bahaya terhadap manusia.

"Kami berkomitmen menjalani proses modernisasi dengan transparansi dan melaporkan perkembangan riset secara berkala," katanya kepada awak media, Sabtu 28 Juni 2025.

Advertisement

Dia mengatakan, robot-robot tersebut dirancang untuk menjadi mitra strategis personel di lapangan untuk mengurangi risiko tinggi bagi manusia.

"Robot ini akan mengambil peran di area berisiko tinggi untuk mengurangi bahaya terhadap manusia, sekaligus meningkatkan akurasi dalam operasi. Kami menyadari teknologi ini masih dalam tahap awal dan akan terus dikembangkan berdasarkan praktik terbaik dari negara-negara lain," ujarnya.

Berikut robot-robot yang dikembangkan untuk mendukung tujuh fungsi utama kepolisian:

1. Pengawasan di lokasi berbahaya seperti gedung terbengkalai atau area terdampak bencana,

2. Penanganan situasi berisiko tinggi seperti penjinakan bahan peledak dan penyanderaan,

3. Operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana,

4. Pengumpulan barang bukti forensik,

5. Pemantauan lalu lintas dan pelanggaran,

6. Patroli dengan dukungan teknologi pengenalan wajah (face recognition),

Advertisement

7. Deteksi bahan berbahaya seperti narkotika, bahan kimia, dan bom.

(Rafi Adhi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID