KPK Buka Peluang Periksa Menteri UMKM dan Istri soal Surat Minta Fasilitas ke Eropa

news.fin.co.id - 07/07/2025, 21:16 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Menteri UMKM dan Istri soal Surat Minta Fasilitas ke Eropa

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 6 Juli 2025. Foto: Ayu Novita

fin.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpotensi memanggil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, dan istrinya, Tina Astaria. Pemanggilan ini buntut viralnya surat berkop Kementerian UMKM untuk memfasilitasi Tina berkunjung ke Eropa.

"KPK masih mempelajari dokumen-dokumen yang kemarin telah disampaikan oleh Pak Menteri UMKM," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 6 Juli 2025.

Budi mengatakan, KPK membutuhkan informasi lebih lanjut terkait dokumen-dokumen tersebut pihaknya berpotensi memanggil Maman dan istrinya untuk dimintai keterangannya.

"Nanti kita lihat dulu ya dari yang dipelajari oleh tim terkait dengan dokumen-dokumen dan informasi yang disampaikan oleh pihak terkait," katanya.

Advertisement

Dalam hal ini, Budi juga kembali mengimbau kepada para pejabat publik untuk menghindari potensi-potensi terjadinya gratifikasi.

"KPK terus mengimbau kepada para pejabat publik, kepada para penyelenggara negara untuk menghindari potensi-potensi gratifikasi, potensi konflik kepentingan, baik yang modusnya tidak hanya bisa diberikan kepada yang bersangkutan, tapi juga modus-modus seperti itu bisa juga melalui keluarga, kerabat, ataupun pihak-pihak lainnya," terangnya.

Sebelumnya, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman telah mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun, istri Maman, Tina Astari tengah viral di media sosial dari Kementerian UMKM terkait permintaan fasilitasi untuk agenda kunjungan luar negeri bertajuk 'Misi Budaya'.

Maman hadir di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat, 4 Juli 2025 untuk mengklarifikasi isu liar di media sosial tersebut dengan menyerahkan sejumlah dokumen kepada Lembaga Antikorupsi.

"Saya berinisiatif sendiri ingin menyerahkan beberapa dokumen untuk menuntaskan polemik isu yang beberapa hari ini berkembang terhadap diri saya dan keluarga saya," ujar Maman kepada wartawan.

Maman pertemuannya dengan Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono untuk mengkonfirmasi soal isu tersebut.

"Saya ingin sampaikan yang pertama, keberangkatan istri saya ke luar negeri adalah mendampingi anak saya yang masih kelas 1 SMP nengikuti pertandingan misi budaya, acara rutin yang dilakukan oleh sekolah-sekolah," kata Maman.

Ia mengatakan sebanyak 27 anak yang berangkat masih SMP, termasuk anaknya. "Istri saya tentunya punya rasa kekhawatiran untuk melepas anak saya Beliau mendampingi anak saya," jelas Maman.

(Ayu Novita)

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID