Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Hujat Timnas Usai Hasil Buruk di Tangan Kluivert

news.fin.co.id - 19/07/2025, 11:52 WIB

Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Hujat Timnas Usai Hasil Buruk di Tangan Kluivert

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir tegaskan agar tidak menghujat kegagalan Timnas Indonesia. Foto: Istimewa

fin.co.id - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir tegaskan agar tidak menghujat kegagalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Hal tersebut disampaikan pria yang juga menjabat sebagai menteri BUMN ini. Dia melihat hasil dari pertandingan yang telah dilakoni Garuda di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.

Sebelumnya, Shin Tae-yong diberhentikan menjadi pelatih oleh PSSI pada Senin, Januari 2025 usai federasi melakukan evaluasi.

Merah putih di bawah kepemimpinan pria kelahiran Belanda mengantongi dua kali kemenangan kala berhadapan dengan Bahrain 1-0 dan China 1-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

Advertisement

Selain itu, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan juga mendapat hasil yang buruk pasca dinahkodai Patrick Kluivert dibantai oleh Australia 5-1 dan dibabat pula dengan Jepang setengah lusin.

Untuk itu, pria berusia 55 tahun tersebut berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak menghujat Garuda.

Sebab, pihaknya tengah berupaya untuk mengembalikan kembali kejayaan merah putih yang kini meredup.

"Tapi kalau di netizen seperti biasa, saya cuma berpesan, tolong hujat saya, kritik saha tidak masalah. Tapi tolong jangan pecahkan tim nasional," kata Erick di Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025.

Dia meminta supaya semua kekecewaan pendukung atas performa yang diberikan Timnas Indonesia dilimpahkan ke dirinya, bukan tertuju ke punggawa dan staff pelatih.

"Saya Erick Thohir dihujat tidak apa-apa. Tapi tim nasional mohon didukung dengan segala dinamika prestasinya," tegas Erick.

"Tolong tim nasionalnya dijaga. Yang U-23 lagi main, dihujat. Sepi, kan kasihan yang U-17 main," sambungnya.

Sementara itu, Erick mengapresiasi suporter yang memberikan kesetiaannya kepada Timnas Indonesia dalam keadaan menang atau kalah.

"Dan saya apresiasi fans-fans yang benar-benar mendukung tim nasional dalam kondisi menang dan kalah. Semua itu proses, tidak asa quick win," pungkasnya.

Advertisement

(Dimas Rafi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID