Australia akan Akui Palestina di Sidang PBB Bulan Depan

news.fin.co.id - 11/08/2025, 13:22 WIB

Australia akan Akui Palestina di Sidang PBB Bulan Depan

Bendera Palestina

fin.co.id -  Australia akan mengakui kedaulatan negara Palestina dalam siding Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB) yang berlangusung bulan depan.

"Australia akan mengakui negara Palestina. Australia akan mengakui hak rakyat Palestina untuk memiliki negara sendiri, berdasarkan komitmen yang telah diterima Australia dari Otoritas Palestina," kata Perdana Menteri Anthony Albanese dikutip pada Senin 11 Agustus 2025.

PM Anthony Albanese mengatakan Australia akan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mewujudkan pengakuan tersebut.

"Solusi dua negara adalah harapan terbaik umat manusia untuk memutus siklus kekerasan di Timur Tengah dan mengakhiri konflik, penderitaan, dan kelaparan di Gaza."

Advertisement

Lebih lanjut, Albanese mengatakan ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah diskusi yang panjang terkait rencana Australia tersebut.

"Argumen yang ia ajukan kepada saya sangat mirip dengan argumen yang ia ajukan lebih dari setahun yang lalu. Bagi saya, tampaknya sangat jelas ... kita membutuhkan solusi politik, bukan solusi militer," ujarnya.

"Saya telah mengatakannya secara terbuka dan langsung kepada Perdana Menteri Netanyahu: situasi di Gaza telah melampaui ketakutan terburuk dunia.

"Terlalu banyak nyawa tak berdosa yang telah hilang. Pemerintah Israel terus menentang hukum internasional dan menolak memberikan bantuan, makanan, dan air yang cukup kepada orang-orang yang putus asa, termasuk anak-anak.

"Bantuan vital ini harus diizinkan untuk sampai kepada orang-orang yang paling membutuhkannya. Ini lebih dari sekadar menggambar garis di peta,' katanya.

Sejauh ini sudah 147 negara di dunia mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Sejak awal 2024, sepuluh negara baru bergabung dalam daftar tersebut, termasuk Irlandia, Norwegia, Spanyol, dan Armenia.

Sementara itu, Amerika Serikat tetap menolak mengakui Negara Palestina dan memveto permohonan keanggotaan penuh Palestina di PBB pada 2024.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID