Sistem Deteksi Gempa Aktif, KCIC Tegaskan Prioritas Keselamatan Kereta Cepat Whoosh

news.fin.co.id - 21/08/2025, 07:28 WIB

Sistem Deteksi Gempa Aktif, KCIC Tegaskan Prioritas Keselamatan Kereta Cepat Whoosh

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa sistem Earthquake Early Warning System (EEWS) yang dipasang di jalur operasional Kereta Cepat Whoosh berjalan optimal.

fin.co.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa sistem Earthquake Early Warning System (EEWS) yang dipasang di jalur operasional Kereta Cepat Whoosh berjalan optimal. Ketika terjadi gempa, peringatan dini dari sistem langsung terbaca sehingga perjalanan dapat dihentikan seketika demi menjamin keamanan seluruh penumpang.

Pernyataan itu disampaikan oleh General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa. Dia mengatakan, sebagai langkah lanjutan, tim prasarana KCIC melakukan inspeksi menyeluruh menggunakan Rail Car atau kereta khusus perawatan.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman meskipun konstruksi rel Whoosh telah dirancang tahan gempa hingga kekuatan 8 skala Richter," kata Eva dalam keterangannya, Kamis, 21 Agustus 2025.

Tak hanya rel, kata dia, pengecekan juga difokuskan pada potensi gangguan eksternal, seperti kemungkinan longsor, pohon tumbang, hingga pergeseran tanah yang berpotensi mengancam keamanan perjalanan.

Advertisement

"Inspeksi mencakup seluruh lintasan sepanjang 144 km, meliputi jembatan sepanjang 82 km, 13 terowongan dengan total panjang 17 km, serta jalur darat sepanjang 42 km," pungkasnya.

Selain pemeriksaan fisik, kata Eva, KCIC juga mengoptimalkan sistem pengawasan dengan sensor dan 1.846 unit CCTV yang dipasang di sepanjang rute. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada benda asing yang dapat mengganggu perjalanan kereta.

"Sebagai bentuk kehati-hatian, KCIC membatalkan sejumlah perjalanan setelah gempa bermagnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 19.55 WIB. Penumpang terdampak dapat melakukan pembatalan tiket hingga tiga hari setelah kejadian, dan seluruh biaya akan dikembalikan penuh sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan," terangnya.

KCIC menekankan kembali bahwa keselamatan dan keamanan operasional Whoosh menjadi prioritas utama.

"Pemeriksaan jalur secara detail, sistem deteksi gempa yang responsif, serta pengawasan ketat terhadap potensi risiko eksternal mencerminkan komitmen KCIC dalam menyediakan moda transportasi modern yang aman dan andal bagi masyarakat," pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID