PDIP Pecat Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Usai Video 'Rampok Uang Negara' Viral

news.fin.co.id - 20/09/2025, 17:08 WIB

PDIP Pecat Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Usai Video 'Rampok Uang Negara' Viral

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu. Foto: Istimewa

fin.co.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi memberhentikan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, setelah video dirinya yang berbicara ingin “merampok uang negara” beredar luas di media sosial.

"Itu namanya Wahyudin Moridu Anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Jadi memang yang bersangkutan telah dilakukan klarifikasi oleh DPD (PDIP) Gorontalo dan DPD memohon untuk diambil tindakan organisasi atas perbuatannya," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, Sabtu, 20 September 2025.

Komarudin menegaskan bahwa komite etik dan disiplin telah merekomendasikan pemecatan. "Dan Komite Etik dan Disiplin telah merekomendasikan kepada DPP dan hari ini DPP mengeluarkan surat pemecatan kepada yang bersangkutan," tegasnya. Ia juga mengingatkan kader PDIP agar menjaga etika, disiplin, dan kehormatan partai.

"Jangan sampai melakukan tindakan-tindak yang mencederai hati rakyat, DPP akan ambil tindakan pemecatan yang sama seperti yang dilakukan oleh saudara wahyudin," tambahnya. DPP PDIP juga menyiapkan langkah Pergantian Antar-Waktu (PAW) untuk mengganti posisi Wahyudin.

Advertisement

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo akan memanggil wanita yang merekam video Wahyudin. Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, mengatakan pihaknya ingin meminta keterangan soal tujuan perekaman dan penyebaran video tersebut. BK juga akan menggelar rapat internal dan paripurna guna menentukan sikap resmi.

Dalam klarifikasinya, Wahyudin mengakui dirinya yang ada dalam rekaman dan menyebut saat itu tengah dipengaruhi minuman beralkohol. Ia mengaku tidak tahu sedang direkam dan baru mengetahui video itu viral pada Jumat (19/9) sore. Didampingi istrinya, Mega Nusi, Wahyudin kemudian membuat video permintaan maaf.

"Sesungguhnya saya tidak berniat menyinggung perasaan masyarakat Gorontalo yang saya wakili. Saya ini murni kesalahan saya. Atas kejadian ini saya mohon maaf," kata Wahyudin, Sabtu, 20 September 2025.

(Ayu Novita)

(

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID