Terkait kabar adanya kericuhan warga yang menilai operasi penyelamatan berjalan lambat, Suharyanto menegaskan bahwa situasi tersebut merupakan kesalahpahaman.
"Itu bukan keluarga inti korban, tapi pihak lain yang baru datang di hari keenam. Seluruh langkah sejak awal selalu dikomunikasikan dengan keluarga inti dan mendapat persetujuan," ucapnya.
Ia pun meminta dukungan masyarakat agar proses evakuasi dapat berjalan tanpa gangguan.
"Kami mohon doa dari masyarakat Indonesia agar proses pencarian berjalan lancar. Jangan sampai kami disibukkan dengan hal-hal di luar prioritas utama, yaitu penyelamatan dan evakuasi korban," tambahnya.
(Rafi Adhi)