Hanya Karena Rokok? Anak Bunuh Bapak Kandung di Tangerang
Seorang pria lansia, A (65), ditemukan tewas mengenaskan di tangan anak kandungnya sendiri, S (38).
fin.co.id - Di sebuah rumah sederhana di Kampung Bendungan, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sebuah tragedi keluarga telah terjadi. Jumat, 17 Oktober 2025, menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh warga setempat.
Seorang pria lansia, A (65), ditemukan tewas mengenaskan di tangan anak kandungnya sendiri, S (38).
Kasus ini bukan sekadar catatan kriminalitas. Ini adalah potret buram tentang hubungan keluarga yang terhimpit beban hidup, masalah ekonomi, dan gangguan kejiwaan.
Kapolsek Mauk, AKP Subarjo, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan masih dalam proses pendalaman. "Kami tidak bisa gegabah menyimpulkan. Semua kemungkinan masih kami selidiki," ujarnya, Minggu 19 Oktober 2025.
Baca Juga
Namun, satu fakta yang mencuat adalah dugaan bahwa pelaku, S, mengalami gangguan mental. Beberapa saksi bahkan menyebutnya sebagai ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Jika benar, maka kasus ini menjadi semakin kompleks.
"Kami akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. Ini penting untuk mengetahui kondisi mentealnya saat kejadian," tegas AKP Subarjo.
Pada kasus ini cangkul menjadi senjata pembunuh. Luka mengerikan di wajah korban menjadi bukti betapa brutalnya aksi tersebut.
Ironisnya, menurut keterangan saksi-saksi pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran kesal tak diberi uang untuk membeli rokok. Namun hal ini masih didalami polisi.
"Kami masih terus mendalami peristiwa ini, termasuk kronologis lengkapnya," pungkas AKP Subarjo.
Berita Terkait
Belum Ada Tersangka, Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor Jalan di Tempat?
Advokat Muda Bongkar Dugaan Mafia Kepailitan yang ‘Caplok’ PT Kedap Sayaaq