Prabowo menilai, langkah itu bukan sekadar aturan administratif, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan industri pertahanan dan otomotif nasional. Dengan penggunaan masif oleh pejabat negara, Maung Pindad diharapkan bisa semakin dikenal dan diminati masyarakat luas.
Maung Pindad, Simbol Kemandirian Otomotif Nasional
Maung Pindad merupakan kendaraan taktis ringan hasil karya PT Pindad yang pertama kali diperkenalkan pada 2020. Kendaraan ini dirancang serbaguna untuk kebutuhan militer dan sipil dengan kemampuan menjelajah berbagai medan berat. Keputusan Presiden Prabowo untuk menjadikannya kendaraan dinas resmi dinilai sebagai dorongan besar bagi kebangkitan industri otomotif lokal.
Selain memperkuat kebanggaan nasional, langkah ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan memperluas kapasitas produksi industri dalam negeri. Pemerintah menargetkan, dalam tiga tahun mendatang, Indonesia sudah memiliki lini produksi kendaraan nasional yang mampu bersaing di pasar global.
Membangun Rantai Nilai Industri Nasional
Kebijakan Prabowo ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk membangun rantai pasok otomotif yang terintegrasi. Dengan memperkuat produksi komponen lokal dan memanfaatkan sumber daya dalam negeri, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemandirian industri yang berkelanjutan.
“Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun,” kata Prabowo dengan penuh keyakinan. Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan industri otomotif nasional sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di masa depan. - Anisha Aprilia/Disway -