Dino Patti Djalal Bongkar Bahaya Gerakan Gibran 2 Periode, Bisa Pecah Belah Parpol!

news.fin.co.id - 29/10/2025, 18:57 WIB

Dino Patti Djalal Bongkar Bahaya Gerakan Gibran 2 Periode, Bisa Pecah Belah Parpol!

Presiden Prabowo sampaikan keterangan sebelum lawatan ke luar negeri. Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

fin.co.id - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, kembali membuat publik heboh lewat analisanya yang tajam soal munculnya wacana “Gibran 2 periode”.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dino menilai bahwa gerakan yang mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjabat dua kali berturut-turut ini tidak hanya prematur, tapi juga berpotensi menimbulkan konflik politik besar baik di internal partai maupun antarpartai.

“Gerakan Gibran Wapres 2 periode ini bukan saja prematur tapi justru akan merugikan Gibran sendiri,” tulis Dino, dikutip pada Rabu, 29 Oktober 2025

Advertisement

Dalam analisisnya, Dino menegaskan bahwa inisiatif gerakan ini bukan datang dari lingkar Hambalang (yang sering dikaitkan dengan Partai Gerindra), melainkan dari pihak Solo, yang disebutnya punya kepentingan politik tersendiri.

Menurut Dino, langkah mendorong Gibran dua periode justru bisa membuat Prabowo Subianto yang baru satu tahun menjabat sebagai presiden terseret dalam konflik kepemimpinan yang tidak perlu.

“Prabowo tidak ingin diseret dalam kisruh kepemimpinan dua periode. Gerakan ini jelas diinisiasi untuk kepentingan politik Gibran, bukan untuk stabilitas pemerintahan,” ujar Dino.

Konflik Antar Partai Bisa Tak Terhindarkan

Dino juga memperingatkan bahwa gerakan ini dapat memicu retaknya hubungan antarpartai politik yang saat ini mendukung pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Menurutnya, masih ada kontrak politik yang berlaku hingga 2029, dan sebagian parpol tentu tidak akan sepakat jika Gibran kembali mendampingi Prabowo di periode kedua.

“2029–2034 itu urusan lain dan harus nego ulang sesuai kondisi politik nanti. Sebagian parpol mungkin dukung Prabowo dua periode, tapi kalau Prabowo–Gibran dua periode, itu lain perkara,” kata Dino.

Ia menegaskan bahwa kekompakan antarpartai bisa terganggu karena banyak pihak tidak ingin hasil kerja kerasnya digunakan untuk ambisi politik Gibran.

“Pisau Bermata Dua” untuk Gibran

Advertisement

Dino mengibaratkan gerakan “Gibran 2 periode” sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi bisa mengangkat popularitas, tapi di sisi lain bisa membuat publik curiga pada setiap langkah Gibran.

Dalam empat tahun ke depan, katanya, segala tindakan Gibran akan dinilai publik sebagai manuver politik menuju 2029.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID