fin.co.id - Nama Sahroni kembali jadi sorotan publik. Ia akhirnya muncul ke hadapan media setelah sempat menghilang pasca rumahnya dijarah pada akhir Agustus 2025. Dalam kunjungannya ke Polda Sumatera Utara, politikus asal NasDem ini melontarkan pernyataan yang bikin publik heboh.
“Orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” tegas Sahroni, dengan nada keras yang khas dirinya.
Pernyataan itu langsung meledak di media sosial. Banyak warganet yang merasa tersentil, namun ada juga yang mendukung keberanian Sahroni menegaskan posisi DPR di tengah gempuran kritik publik.
Meski ucapannya tajam, Sahroni tidak sepenuhnya menutup ruang bagi kritik. Ia menegaskan bahwa DPR bukan lembaga yang anti kritik. Namun menurutnya, seruan untuk membubarkan lembaga negara justru menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap sistem demokrasi yang berlaku di Indonesia.
“Silakan masyarakat mencaci kami, itu hak kalian. Tapi jangan asal bicara tanpa memahami sistem,” ujarnya menambahkan.
Pernyataan tersebut seolah ingin mengingatkan bahwa dalam sistem demokrasi, peran DPR tidak bisa dihapus begitu saja hanya karena kekecewaan publik. Ia menekankan bahwa menjaga DPR berarti juga menjaga pilar demokrasi Indonesia agar tetap berdiri kokoh.
Tak butuh waktu lama, pernyataan Sahroni langsung jadi trending di berbagai platform media sosial. Reaksi netizen terbelah. Ada yang menilai ucapannya terlalu emosional dan terkesan defensif, namun tidak sedikit pula yang menganggap Sahroni hanya sedang meluapkan kejengkelan terhadap tuduhan yang terus diarahkan kepadanya.