fin.co.id – Kabar duka datang dari Keraton Surakarta. Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi meninggal dunia pada Minggu 2 November 2025.
Sinuhun Pakubuwono XIII menghembuskan nafas terakhirnya di usia 77 tahun setelah menjalani perawatan di RS Indriati Solobaru, Sukoharjo.
Sejak memegang takhta pada 2004, PB XIII dikenal sebagai simbol kelestarian budaya Jawa dan pemimpin spiritual Keraton Surakarta.
Kini publik menantikan sosok yang akan menggantikan beliau, yang kabarnya diteruskan oleh KGPAA Hamangkunegoro, Putra Mahkota Keraton Surakarta.
Mengenal Sosok KGPAA Hamangkunegor
Pengganti PB XIII sudah dipersiapkan sejak 2022, yakni Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Puruboyo, atau dikenal juga dengan gelar KGPAA Hamangkunegoro.
KGPH Puruboyo lahir pada tanggal 27 Februari 2002, sebagai putra PB XIII dan permaisuri GKR Pakubuwana (KRAy Pradapaningsih).
Nama lahirnya tercatat sebagai Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko, sebelum resmi mendapat gelar kerajaan.
Pada usia sekitar 20 tahun, Puruboyo dinobatkan sebagai putra mahkota dalam upacara Tingalan Dalem Jumenengan ke-18 PB XIII di Keraton Solo pada 27 Februari 2022.
Ia kini mendapat gelar lengkap, KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendro Mataram.
Saat itu ia juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, menunjukkan sosok putra mahkota yang memadukan pendidikan modern dengan tradisi kerajaan.
Pengageng Parentah Keraton Solo, KGPH Dipokusumo (Gusti Dipo), menegaskan bahwa pengangkatan Puruboyo sebagai putra mahkota dilakukan melalui musyawarah keluarga Keraton.