fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang pengendara motor yang terlibat kecelakaan dengan JakLingko di Cilangkap, Jakarta Timur.
"Saya sudah mendengar bahwa ada masyarakat yang bernama Rahmat Juniarto yang kemudian sebagai pengemudi motor di daerah Cilangkap tersenggol oleh JakLingko sampai meninggal dunia," ungkap Pramono Anung kepada wartawan.
Pramono menegaskan, bahwa Pemprov DKI Jakarta akan bertanggung jawab penuh atas insiden tragis yang menewaskan pengendara motor tersebut.
Ia menginstruksikan jajarannya untuk menanggung seluruh biaya yang berkaitan dengan kecelakaan, termasuk biaya pemakaman dan bantuan kepada keluarga.
Tak hanya itu, Pramono juga menyoroti pentingnya kedisiplinan para pengemudi transportasi di bawah naungan Pemprov DKI, seperti JakLingko dan Transjakarta.
Pramono Anung meminta agar semua sopir mengutamakan keselamatan, serta tidak mengemudi secara ugal-ugalan ketika di jalan.
Selain memberikan instruksi tanggung jawab, Pramono meminta agar penyebab kecelakaan ditelusuri lebih dalam kepada pihak terkait.
Langkah itu dilakukan, untuk memastikan apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian dari pengemudi JakLingko.
Kronologi Kejadian Kecelakaan
Kecelakaan maut terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, di Jalan Raya Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya terjatuh setelah gagal menyalip motor lain.
Di saat bersamaan, JakLingko rute PGC – Cilangkap yang dikemudikan oleh S tengah melaju dari arah Cipayung menuju Pondok Ranggon sambil membawa penumpang.
Sopir mengaku tidak menyadari ada pengendara yang terjatuh di depan busnya, hingga akhirnya kecelakaan tak bisa dihindari.