Internasional . 28/11/2025, 21:42 WIB

Banjir Besar Landa Indonesia, Thailand, dan Malaysia: Puluhan Tewas, Ribuan Mengungsi, Permukiman Lumpuh Total

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Sejumlah negara di Asia Tenggara kembali diterjang bencana banjir besar dalam beberapa hari terakhir. Indonesia, Thailand, dan Malaysia melaporkan kerusakan parah, puluhan korban jiwa, hingga ribuan warga yang terpaksa mengungsi setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah masing-masing.

Fenomena cuaca basah ini disebut-sebut sebagai salah satu siklus hujan paling ekstrem yang terjadi jelang akhir tahun 2025.

Curah hujan tinggi yang tidak berhenti membuat sejumlah kawasan lumpuh total, jaringan komunikasi terputus, serta akses jalan tertutup banjir dan longsoran.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampaknya cukup parah. Di Sumatera Utara, jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor kembali bertambah menjadi 19 orang. Puluhan lainnya masih dinyatakan hilang setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut selama beberapa hari tanpa henti.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan sangat menantang.

“Jalan ke beberapa wilayah terputus oleh reruntuhan, komunikasi dan listrik juga padam,” ujar Emy Freezer dari Basarnas.

Selain Sumut, Aceh juga mengalami banjir parah. Ribuan warga terpaksa mengungsi. Banyak wilayah terendam setinggi dada orang dewasa, bahkan lebih.

Ibnu Sina, warga Lhokseumawe, menyebut kondisi banjir sebagai yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

“Jalan raya utama tidak bisa dilalui. Seluruh wilayah benar-benar lumpuh,” ungkapnya.

Thailand Diterjang Banjir Parah: 33 Orang Tewas, Warga Terpaksa Naik ke Atap Rumah

Sistem cuaca ekstrem yang sama juga memicu banjir hebat di Thailand selatan, khususnya kawasan Hat Yai, kota dekat perbatasan Malaysia yang dikenal sebagai pusat perdagangan dan pariwisata.

Pemerintah Thailand melaporkan 33 korban meninggal dunia di tujuh provinsi selatan sejak banjir melanda pekan lalu.

Di Hat Yai, ribuan rumah terendam. Banyak warga yang harus menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah sambil menunggu perahu evakuasi. Meski genangan air mulai surut pada Kamis 27 November 2025, sebagian warga belum dapat kembali ke rumah.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com